BPOM Tarik Obat Sakit Lambung

Pengidap Sakit Lambung di Kalsel Saling Mengingatkan Lewat Medsos

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik lima produk obat sakit lambung ranitidin dari peredaran karena mengandung unsur

Pengidap Sakit Lambung di Kalsel Saling Mengingatkan Lewat Medsos
bpost cetak
BPost edisi cetak Rabu (9/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik lima produk obat sakit lambung ranitidin dari peredaran karena mengandung unsur N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang dapat memicu kanker.

Penarikan obat yang diizinkan beredar sejak 1989 tersebut menindaklanjuti peringatan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan European Medicine Agency (EMA).

Berdasar rilis BPOM, ranitidin yang terdeteksi mengandung NDMA adalah Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL yang diedarkan PT Phapros Tbk, Zantac Cairan Injeksi 25 mg/mL yang diedarkan PT Glaxo Wellcome Indonesia, Rinadin Sirup 75 mg/5mL yang diedarkan PT Global Multi Pharmalab, Indoran Cairan Injeksi 25 mh/mL yang diedarkan PT Indofarma dan Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL yang diedarkan PT Indofarma.

Baca: Raffi Ahmad Juga Raba Artis ini di Depan Nagita Slavina Sebelum Video Angela Lee Beredar

Baca: Peringatan untuk Mulan Jameela Sebelum Jadi Anggota DPR, Eks Duet Maia Estianty Diminta Tabah

Baca: Heboh Video Syur Bebby Fey, Seteru Atta Halilintar Ngaku Ketagihan Ditiduri Genderowo, Ini Sebabnya

Baca: Air Mata Ruben Onsu Menetes Gara-gara Kelakuan Betrand Peto, Curhat pada Ayu Ting Ting & Wendy Cagur

Berita ini kontan mendapat perhatian banyak pengidap maag di Kalimantan Selatan.

Mereka pun saling mengingatkan melalui media sosial.

Mastinah, warga Martapura Kabupaten Banjar yang ditemui BPost, Selasa (8/10), mengaku kerap mengonsumsi tablet ranitidin.

“Kalau maag kumat saya pasti minum obat itu. Cepat reaksinya. Selalu ada stok di rumah. Ini juga saran dokter,” ujarnya.

Kendati tak masuk daftar obat yang ditarik, Mastinah mengaku takkan lagi mengonsumsi tablet ranitidin.

Dia memilih minum perasan jeruk nipis hangat dicampur madu untuk mengatasi penyakitnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved