Berita Banjarmasin

Polda dan PMII Kalsel Sepakat Jaga Keamanan Saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Mendatang

Polda dan PMII Kalsel Sepakat Jaga Keamanan Saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Mendatang

Polda dan PMII Kalsel Sepakat Jaga Keamanan Saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Mendatang
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Kapolda Irjen Yazid Fanani usai menerima perwakilan organisasi mahasiswa PMII Kalsel, Rabu (9/10/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Selatan melakukan silaturahmi kepada Kapolda Kalsel Irjen Yazid Fanani dan jajaran, Rabu (9/10/2010) sore.

Pada petermuan yang dipimpin Ketua PKC PMII Kalsel, Khairul Umam, Ketua II Aldi Fahrizaldi serta pengurus lainnya ini, disampaikan beberapa hal yang melatar belakangi kedatangan mereka ke Polda.

Antara lain tentang kejadian penembakan yang menyebabkan tewasnya dua mahasiswa di Sulawesi Tenggara saat unjuk rasa penolakan RUU KPK dan RUU revisi KUHP hingga masalah keamanan Banua.

Khairul Umam menegaskan PMII Kalsel bekomitmen bersama kapolda untik sama jaga situasi kondusifitas masyarakat menjelang pelantikan Presiden. 

Baca: Pilkada Kalsel 2020, Denny Indrayana Mendaftar Bakal Calon Gubernur Kalsel ke Nasdem, Alasannya?

Baca: Heboh Video Syur Bebby Fey, Seteru Atta Halilintar Ngaku Ketagihan Ditiduri Genderowo, Ini Sebabnya

Baca: Ulah Nikita Mirzani Makan Korban Lagi, KPI Hentikan Pagi Pagi Pasti Happy Susul Hotman Paris Show

Baca: Kisah Puput Nastiti Devi & Firasat Buruk Ahok Sebelum Ceraikan Veronica Tan Terungkap, BTP Ucap Ini

Baca: Kemarahan Laudya Cynthia Bella ke Raffi Ahmad, Perlakuan Suami Nagita Slavina Disinggung Istri Emran

"Kita selalu mensupport gerakan mahasiswa tetap kepada kepentingan masyarakat, tetap pada idealisme yang berjalan cuman yang paling penting kita harus menjaga pikiran kita, kita harus menolak tunggangan dari siapapun itu entah penumpang gelap entah itu susupan dari manapun kita tetap atas nama mahasiswa ini paling penting," tegasnya.

Selain sama-sama tetap menjaga kondusifitas masyarakat supaya opini-opini yang menggiring gagalkan pelantikan Presiden itu tidak terjadi.

"Karena bagi kami menggagalkan pelantikan Presiden sama saja mengganggu kepentingan negara dan ini harus kita garis bawahi bahwasannya kita hanya menjaga kepentingan negara tetap berjalan lancar," jelasnya.

Kapolda Irjen Yazid Fanani mengungkapkan bahwa para mahasiswa bersama-sama dengan Polda Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menciptakan situasi aman tertib dan kondusif pada menjelang, saat hingga pasca pelantikan Presiden RI dan Wakilnya.

"Jadi kita sama-sama dengarkan tadi bahwa ada adik mahasiswa pun juga prihatin bahwa selama ini upaya-upaya unjuk rasa ternyata ada kelompok-kelompok tertentu yang menginginkan situasi menjadi tidak kondusif, oleh karena itu para mahasiswa datang ke Polda untuk menyatakan keprihatinnya," ucap Yazid.

Menurutnya, kondisi aman serta kondusif di Banua menjadi kewajiban kita semua tidak hanya kewajiban parsial Polda Kalimantan Selatan tapi menjadi kewajiban seluruh elemen dan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

"Termasuk juga media tentunya ya karena itu pemberitaan yang berimbang yang objektif menjadi penting agar masyarakat kita tetap solid bersatu tidak terprovokasi oleh hal-hal yang bisa membuat perpecahan dari kita semua," ucap Yazid.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani rahman)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved