Berita Tanahlaut

Rumah Anggrek di Orchid Park Pelaihari Dibenahi, Jadi Sentra Anggrek Pertama di Kalsel

Rumah Anggrek di Orchid Park Pelaihari Dibenahi, Jadi Sentra Anggrek Pertama di Kalsel

Rumah Anggrek di Orchid Park Pelaihari Dibenahi, Jadi Sentra Anggrek Pertama di Kalsel
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Pekerja membangun rumah anggrek di Orchid Park Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Orchid Park Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut berbenah.

Jika biasanya yang tampak di taman anggrek ini hanya bangunan taman dan wahana bermain, nantinya Orchid Park juga akan menjadi sentra anggrek di Tanahlaut.

Tak hanya di Tanahlaut, sentra anggrek ini terang Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikultura Ahmad Mustahdi bakal menjadi satu-satunya sentra anggrek di Kalsel.

"Di daerah lain belum ada sentra anggrek jadi kita yang pertama kali membuat,"sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (9/10/2019).

Khususnya anggrek bulan yang menjadi bunga khas Tanahlaut terang Mustahdi juga bakal di pamerkan di sentra anggrek nantinya.

Baca: BREAKING NEWS : Sopir Asal Lampihong Kabupaten HSU Dihabisi Saat Main Catur, Ditusuk dari Belakang

Baca: Kisah Puput Nastiti Devi & Firasat Buruk Ahok Sebelum Ceraikan Veronica Tan Terungkap, BTP Ucap Ini

Baca: Dibongkar Luna Maya! Kondisi Sebenarnya Rumah Tangga Raffi Ahmad & Nagita Slavina, Pakar Ungkap Ini

Baca: Heboh Video Syur Bebby Fey, Seteru Atta Halilintar Ngaku Ketagihan Ditiduri Genderowo, Ini Sebabnya

"Selama ini warga kita sendiri masih banyak yang belum mengenal anggrek bulan khas Tanahlaut jadi nanti akan kita pajang disana," sebutnya.

Perombakan rumah anggrek di Orchid Park sendiri diketahui usai tak layaknya bangunan rumah anggrek sebelumnya.

Rumah anggrek sebelumnya yang tidak permanen tampak tak menarik minat pengunjung. Oleh karenanya ujar Mustadhi pihaknya melakukan perombakan rumah anggrek.

"Yang kemarin memang kurang permanen jadi ini kota buat permanen," sebutnya.

Rumah anggrek yang akan dibangun diketahui bakal selesai di tahun depan dengan anggaran sekitar Rp 299 juta.

Pihaknya ujar Mustadhi juga akan bekerjasama dengan ULM khususnya Fakultas Pertanian agar bisa mengembangkan anggrek dengan teknik kultur jaringan.

Dengan itu jumlah anggrek yang akan ditempatkan di rumah anggrek akan lebih banyak.

"Karena kalau kita kembangkan jumlahnya secara alami bakal sulit dan lambat jadi kita akan belajar ke ULM untuk teknik kultur jaringan pada anggrek," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved