Berita Banjar

Asah Kemumpunian, PPL Banjar Dikumpul di Ponpes Ikuti Kegiatan Ini

Ratusan penyuluh se Kabupaten Banjar di kumpulkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Martapura.

Asah Kemumpunian, PPL Banjar Dikumpul di Ponpes Ikuti Kegiatan Ini
Dari MC Kominfo Banjar untuk BPost
KUNCI¬†- PPL Banjar ini semringah menerima duplikat kunci kendaraan bermotor operasional yang diserahkan Sekda banjar HM Hilman, Kamis (10/10/2019).¬† 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ratusan penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), dikumpulkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Institut Agama Islam (IAI) Darussalam, Martapura.

Sebanyak 400 orang penyuluh pertanian yang hadir. Mereka menyesaki aula di lingkungan IAI Darussalam di kawasan Jalan Perwira, Tanjungrema, Martapura, Kamis (10/10/2019).

Mereka berada di lingkungan ponpes ternama di Martapura itu bukan untuk nyantri, tapi mengikuti seminar penyuluhan pertanian yang digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banjar. Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Banjar HM Hilman.

Lebih dari itu, top manajer birokrasi di lingkup Pemkab Banjar itu sekaligus menjadi keynote speaker. Beberapa narasumber penting juga dihadirkan guna memperluas wawasan para PPL tersebut.

Baca: NEWSVIDEO : Penampakan Sabu Seberat 2,7 Kilogram yang Gagal Beredar di Banjarmasin

Baca: Rute Penerbangan Baru Alternatif Masyarakat Banjarmasin untuk Traveling, Ini Kisaran Harga Tiketnya

Baca: Foto Prewedding Citra Kirana dan Rezky Aditya Diduga Bocor, Kini Ciki Pilih Kebaya Pengantin?

Baca: SESAAT LAGI! Link Live Streaming TVOne Brasil vs Senegal di Brasil Global Tour 2019, Live TV One

"Narasumber yang kami hadirkan yakni dari Kementerian Pertanian yaitu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Prof Dedi Nursyamsi. Lalu, Dr H Karyono Ibnu Ahmad, dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin," sebut Kepala Dinas TPH Banjar HM Fachry.

Ia menuturkan seminar tersebut merupakan agenda rutin instansinya. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM pertanian, khususnya bagi kalangan penyuluh pertanian. Sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarpenyuluh.

Seminar tersebut tak cuma diikuti PPL Kabupaten Banjar. Lebih dari itu juga diikuti PPL dari sejumlah daerah di Kalsel bahkan juga dari Kalimantan Tengah. "Kalau PPL kita (Banjar) yang ikut seminar sebanyak 250 orang," paparnya.

Di hadapan para peserta seminar, Fachry mengatakan tugas PPL maupun Dinas TPH bukan hanya meningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian. Tapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah. Karenanya, sangat diperlukan SDM yang unggul dan berkarakter.

Itu merupakan modal utama bagi pelaku pengerak pembangun pertanian. Melalui seminar tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi penyuluh pertanian untuk bekerja dan berkarya lebih baik lagi.

"Serta agar mampu menjadi agen perubahan bagi para petani menuju kehidupan masyarakat Banjar yang sejahtera dan barokah," tandas Fachry.

Baca: Sabu 2,7 Kilogram Gagal Beredar di Banjarmasin, Pelaku Mahasiswa PTS di Banjarmasin Diupah Rp10 Juta

Baca: Denis Jalani Rawat Jalan di Rutan Tanjung, Setelah Coba Bunuh Diri dengan Menyayat Tangan

Baca: Pilkada Banjar 2020, Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur Melamar ke Golkar Banjar

Pada acara tersebut Dinas TPH Banjar sekaligus menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada PPL dan Mantri Tani terbaik, Balai Penyuluhan Pertanian terbaik. Termasuk penyerahan lima unit kendaraan roda dua untuk operasional PPL.

"Kami juga menyerahkan tali asih kepada para penyuluh pertanian yang sudah memasuki purna tugas," beber Fachry. (banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved