Berita Tanahbumbu

Kakak Beradik Dilanda Kekeringan, Bikin Sumur Darutar di Aliran Sungai Kecil di Tanahbumbu

Kemarau panjang masih melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Tanahbumbu. Meski beberapa kali diguyur hujan intensitas ringan

Kakak Beradik Dilanda Kekeringan, Bikin Sumur Darutar di Aliran Sungai Kecil di Tanahbumbu
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Tati (50) dan adiknya Taling (45) membuat sumur darurat. Sumur diolah dialiran sungai kecil yang kering untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dampak musim kemarau panjang tahun ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kemarau panjang masih melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Tanahbumbu. Meski beberapa kali diguyur hujan intensitas ringan, kekeringan masih menggelayuti warga. Khususnya mereka mengandalkan sumur untuk mengatasi krisis air bersih.

Seperti dialami kakak beradik tinggal di jalan Pegangsaan, RT 10, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, mereka terpaksa membuat sumur darurat.

Uniknya sumur darurat dibuat Taling (45) dan kakaknya Tati (50), itu berada di aliran sungai kecil yang kering dampak dari kemarau panjang.

Tati mengaku, terpaksa harus membuat sumur darurat di aliran sungai kecil hanya berjarak belasan meter untuk memenuhi kebutuhan air bersih, karena sumur berada di belakang rumahnya kering.

Baca: VIRAL Video Mesum 7 Siswa SMK di Tuban Beredar, Terdengar Teriakan Suara Seorang Cewek

Baca: Heboh Syahrini Keguguran, Sosok Orang Dekat Istri Reino Barack Ungkap Fakta, Senasib Irish Bella?

Baca: Air Mata Ruben Onsu Menetes Gara-gara Kelakuan Betrand Peto, Curhat pada Ayu Ting Ting & Wendy Cagur

Baca: TERUNGKAP! Inilah Orang yang Menjerumuskan Nunung ke Lembah Narkoba, Sosoknya Orang Dekat

"Ini sumur darurat saja. Kalau musim hujan tidak digunakan lagi," tambah Taling kepada banjarmasinpost.co.id, Kamis (10/10/2019).

Dilanjutkan Tati, terpaksa membuat sumur baru di aliran sungai. Lantaran tidak mampu membeli air, selain sumur di belakang rumah yang biasa mereka gunakan kering kerontang.

Pengamatan di lapangan, pembuatan sumur darurat, Taling hanya menggunakan peralatan seadanya, seperti linggis.

Pembuatan sumur darurat berukuran berdiameter sekitar 80 sampai 100 tersebut, kakak beradik ini pun saling bahu-membahu.

Taling bertugas menggali, sedangkan Tati yang berada di atas membantu menaikan tanah galian dengan menggunakan ember berukuran kecil.

"Sudah dua hari kami bikin. Mudahan menggalinya tidak begitu dalam, sudah kelihatan sumbernya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved