Berita Tanahlait

KPPN Pelaihari Berbagi Pengetahuan Dengan Politala, Ini yang Dibahas

Meneruskan kegiatan Berbagi Tingkatkan Pengetahuan (BEKANTAN) Jilid I yang diselenggarakan untuk Satker Politeknik Negeri Tanahlaut

KPPN Pelaihari Berbagi Pengetahuan Dengan Politala, Ini yang Dibahas
KPPN Pelaihari
Sosialisasi bekantan jilid 2. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Meneruskan kegiatan Berbagi Tingkatkan Pengetahuan (BEKANTAN) Jilid I yang diselenggarakan untuk Satker Politeknik Negeri Tanahlaut (Politala), KPPN Pelaihari kembali melayani permintaan Direktur Politala, Mufrida Zein untuk melanjutkan berbagi pengetahuan kepada para tenaga kependidikan Politala.

Materi yang disampaikan pada kegiatan yang diadakan di ruang Mini Treasury Learning Center (TLC) KPPN Pelaihari kemarin adalah praktek aplikasi yang digunakan oleh satker. Aplikasi yang rencananya akan diajarkan antara lain adalah Sistem Aplikasi Satker (SAS), Rincian Kerja dan Anggaran – Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) dan lain-lain.

SAS adalah aplikasi utama yang digunakan oleh satuan kerja yang merupakan pengguna layanan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) seluruh Indonesia, termasuk KPPN Pelaihari.

Dari aplikasi inilah satuan kerja membuat Surat Perintah Membayar (SPM) yang menjadi dasar KPPN menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), dan setelah itu dana APBN yang masuk dalam DIPA satker tersebut bisa dicairkan masuk ke rekening penerima.

Baca: VIRAL Video Mesum 7 Siswa SMK di Tuban Beredar, Terdengar Teriakan Suara Seorang Cewek

Baca: TERUNGKAP! Inilah Orang yang Menjerumuskan Nunung ke Lembah Narkoba, Sosoknya Orang Dekat

Bukan hanya itu, di aplikasi ini juga Bendahara bisa membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), baik Bendahara Pengeluaran maupun Bendahara Penerimaan.

Peserta membawa laptop masing-masing untuk mempraktekannya secara langsung. Dengan demikian proses transfer knowledge ini diharapkan lebih efektif dan dapat diserap secara optimal oleh para peserta.

Kegiatan dipandu oleh Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker (PDMS), Widyastuti Puji Lestari bersama tim yang bertugas cukup komplit yaitu Treasury Management Representative (TMR) Ahmad Hifni, pegawai Seksi Verifikasi, Akuntansi dan Kepatuhan Internal , Joko Prastiyo serta petugas Front Office KPPN Pelaihari, Riski Dwi Saputri.

Kepala KPPN Pelaihari, Woro Triwening Renggani kepada Banjarmasinpost.co.id Kamis (10/10/2019) mengatakan peserta yang mengikuti pelatihan ada 15 tenaga kependidikan Politala.

"Kita senang sekali karena para peserta bersedia untuk membentuk forum komunikasi melalui WhatsApp Group, yang rencananya akan digunakan untuk berkoordinasi dan komunikasi serta pembelajaran yang lebih intensif lagi melalui latihan tambahan untuk dipraktekkan sendiri dalam membuat SPM (Surat Perintah Membayar) dan lain-lain," jelasnya.

Rencananya akan dilaksanakan lagi kegiatan lanjutan untuk aplikasi-aplikasi yang lain pada kesempatan berikutnya.

Kegiatan transfer pengetahuan semacam ini sebut Woro sangat efektif diterapkan sebagai pembelajaran Satker, khususnya bagi pengelola keuangan pemula, atau siapa saja pegawai yang ingin mempelajari tentang pengelolaan keuangan negara.

"Karena kegiatan yang kita laksanakan ini selain penyampaian materi secara teori juga langsung dipraktekkan dengan penggunaan aplikasi," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved