Berita Batola

Pencetakan KIA di Batola Capai 5 Ribu Keping

Hingga Oktober 2019 ini, pencetakan KIA di Kabupaten Batola itu mencapai 5.000 keping.

Pencetakan KIA di Batola Capai 5 Ribu Keping
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) Kabupaten Batola, Jakuinuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemkab Batola terus melakukan pencetakan kartu identitas anak (KIA) sehingga ke depan semua anak di kabupaten setempat punya KIA. Hingga Oktober 2019 ini, pencetakan KIA di Kabupaten Batola itu mencapai 5.000 keping.

“Yaa sudah ada 5.000 keping KIA yang telah kita cetak. Ribuan keping KIA ini akan segera dibagikan ke pemohon KIA baik dikirim ataupun dibagikan lewat kepala desa,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) Kabupaten Batola, Jakuinuddin, Rabu (10/10/19).

Menurutnya, Dispencapil sudah menyurati dinas pendidikan Batola terkait pengumpulan dana baik siswa TK, SD dan SMP.Nah, diharapkan ada kesadaran dari pihak sekolah-sekolah untuk mendukung penghimbunan data KIA ini.

“ Seluruh siswa SMPN di Batola saja mencapai 50 ribuan. Belum lagi siswa TK dan SD,”katanya.
Ditambahkannya, Dispencapil Kabupaten Batola, Jakuinuddin sudah merekam puluhan ribu berkas dari warga di 17 kecamatan.

Baca: SESAAT LAGI! Link Live Streaming TVOne Brasil vs Senegal di Brasil Global Tour 2019, Live TV One

Baca: Foto Prewedding Citra Kirana dan Rezky Aditya Diduga Bocor, Kini Ciki Pilih Kebaya Pengantin?

Baca: Blokir Raffi Ahmad, Kemarahan Laudya Cynthia Bella Istri Engku Emran Dibongkar Zaskia dan Irwansyah

Baca: Rampungkan Pipanisasi Jalur Bandara, PDAM Intan Banjar Tunggu Dana Ini

Menurutnya, sesuai peraturan presiden No 2 Tahun 2016, anak wajib memiliki kartu identitas anak (KIA) seperti orang yang sudah 17 tahun ke atas wajib memilili KTP. KIA itu seperti KTP orang tua, tapi dalam bentuk anak.

“Banyak manfaat KIA untuk anak seperti syarat sekolah, menabung di bank, hingga berobat,” kata

Menurutnya, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, anak sudah mempunyai KIA. Seperti jika anak itu kesasar, maka warga akan dengan mudah mengantar anak ke orangtuanya karena di KIA
sudah jelas alamatnya.

“Jadi anak itu terdata secara kependudukan,” katanya.

Baca: Denis Jalani Rawat Jalan di Rutan Tanjung, Setelah Coba Bunuh Diri dengan Menyayat Tangan

Baca: Ikuti Festival Tradisional UIN Antasari, Kerukunan Mahasiswa HSU Banjarmasin Pamerkan Produk Khas

Baca: Urinenya Mengandung Amphetamine, Oknum Anggota Dewan Kapuas Ini Diamankan Bersama Seorang Mahasiswi

Dijelaskannya, syarat pembuatan KIA itu cukup mudah, yakni kartu keluarga, akte kelahiran, KTP orangtua, dan pas foto bagi anak umur lima tahun sampai umur 17 tahun kurang satu hari. Saat ini tak ada perekaman seperti KTP elektronik dan KIA sifatnya itu hanya input data saja.

Jakuinuddin menargetkan sampai terekam 25 ribu data KIA dan pencetakan KIA nya akan dilakukan pada 2019 ini.

“Saat ini data anak usia 0 sampai 18 tahun di Batola wajib melakukan penginputan data KIA,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved