Berita Banjar

Rampungkan Pipanisasi Jalur Bandara, PDAM Intan Banjar Tunggu Dana Ini

PDAM Intan Banjar masih menunggu suntikan dana pusat untuk merampungkan pengembangan instalasi air di jalur Bandara Syamsudin Noor.

Rampungkan Pipanisasi Jalur Bandara, PDAM Intan Banjar Tunggu Dana Ini
banjarmasinpost.co.id/idda royani
KONTROL¬†- Dirut PDAM Intan Banjar memantau kinerja pegawai dan pelayanan pelanggan melalui pusat kontrol cicuit camera television di kantornya, Kamis (10-10-2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Perluasan pipanisasi air bersih ke jalur Bandar Udara (Bandara) Syamsuddin Noor di kawasan Landasanulin terus berlanjut. Namun pelanjutannya menunggu suntikan dana dari pemerintah daerah.

"Pekerjaan tahap pertama sudah selesai sejak beberapa pekan lalu. Nah, untuk tahap duanya belum tahu kapan dilaksanakan karena menunggu dana penyertaan modal pemerintah," ucap Direktur Utama PDAM Intan Banjar H Syaiful Anwar, Kamis (10/10/2019).

Penyertaan modal yang ia maksudkan yakni dari Pemerintah Kota Banjarbaru. Estimasi biaya yang diperlukan diperkirakan jauh lebih banyak karena volume pekerjaan yang akan ditangani juga lebih besar.

Syaiful menuturkan pekerjaan tahap pertama pipanisasi dari kawasan Pinus (Bajarbaru) dibiayai dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Banjar dan Pemko Banjarbaru. Nilainya sebesar Rp 26 miliar.

Baca: Sabu 2,7 Kilogram Gagal Beredar di Banjarmasin, Pelaku Mahasiswa PTS di Banjarmasin Diupah Rp10 Juta

Baca: Urinenya Mengandung Amphetamine, Oknum Anggota Dewan Kapuas Ini Diamankan Bersama Seorang Mahasiswi

Baca: Bantah Reino Barack Kenang Luna Maya, Syahrini Beberkan Alasan Liburan ke Italia

Baca: Mesranya Afgan dan Rossa di Hari Ulang Tahun, Sang Diva Bahas Tentang Pernikahan

Sekadar diketahui, PDAM Intan Banjar dimiliki oleh dua pemerintahan yakni Pemkab Banjar dan Pemko Banjarbaru. Hal ini dikarenakan Banjarbaru dulu adalah bagian dari Kabupaten Banjar. Sebelum Pemko Bajarbaru lahir, PDAM Intan Banjar telah lebih dulu eksis yang kantornya berada di wilayah Kota Banjarbaru.

Syaiful menerangkan realisasi pekerjaan pipanisasi tahap pertama hingga ke Jalan Karanganyar atau di sekitar SMP 9 Banjarbaru. Volume atau panjang pipanisasinya sejauh 6,4 kilometer dengan diameter pipa 500 milimeter.

"Dari Karanganyar hingga ke bandara jaraknya sekitar delapan kilometer. Otomatis biaya pipanisasinya pun bakal lebih besar, mungkin bisa sampai Rp 30-an miliar," sebutnya.

Dikatakannya, perluasan pipanisasi hingga ke kawasan bandara bagian dari upaya mendukung pengembangan Banjarbaru sebagai aeocity yang diintegrasikan dengan bandar udara yang saat ini terus dikembangkan fasilitasnya secara memadai.

Pipanisasi tersebut juga akan menjangkau permukiman penduduk di kawasan Paramuan. "Potensi pelanggan di sana juga cukup besar. Apalagi kapasitas distribusi air bersihnya juga makin besar," sebutnya.

Saat ini pun mulai banyak masyarakat di area pipanisasi tahap pertama yang mengajukan permohonan sambungan baru. Apalagi nanti ketika pipanisasi tahap dua telah tertuntaskan dengan kapasitas produksi yang menjadi berlipat ganda.

Pemasangan garbarata dan kaca di terminal utama Bandara Syamsudin Noor baru di Banjarbaru.
Pemasangan garbarata dan kaca di terminal utama Bandara Syamsudin Noor baru di Banjarbaru. (HO/Humas PPDJ untuk Bpostgroup)

Kapasitas produksi air bersih yang melayani kawasan Bandara dan Paramuan saat ini hanya sekitar 40 liter per detik. Kelak saat pipanisasi tahap dua terselesaikan bakal menjadi hingga 150 liter per detik.

Peningkatan kapasitas produksi itu karena kelak jaringan pipanisasi di kawasan bandara akan dipisahkan dengan pipanisasi IPA di Jalan Gubernur Syarkawi. Kelak, IPA ini khusus melayani wilayah Kecamatan Tatahkamkmur, Kertakhanyar, Beruntungbaru, Aluhaluh, Sungaitabuk, Gambut, dan Martapura Barat.

Baca: Motif Sebenarnya Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto Menurut Polisi, Cek 5 Fakta Peristiwa Ini

Baca: Bantah Reino Barack Kenang Luna Maya, Syahrini Beberkan Alasan Liburan ke Italia

Baca: BREAKING NEWS : Tahanan Rutan Tanjung Coba Bunuh Diri Sebelum Sidang, Sayat Tangan Pakai Benda Tajam

"Jadi, pipanisasi di jalur bandara akan khusus melayani wilayah bandara dan sekitarnya seperti Paramuan hingga Trikora. Otomatis kapasitas produksi juga meningkat," tandas Syaiful seraya menyebut jumlah total pelanggan saat ini sebanyak 87.600.

Warga di wilayah Banjarbaru dan Banjar berharap pipanisasi ke jalur bandara tersebut segera terlanjutkan. "Harapan saya ya tentunya pemerintah daerah fokuskan pipanisasi utama itu supaya lebih banyak lagi masyarakat yang terlayani di sekitar bandara dan lainnya. Supaya makin lancar distribusi airnya," harap Mukhsin, warga Guntungpayung.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved