Kriminalitas Banjarmasin

Sabu 2,7 Kilogram Gagal Beredar di Banjarmasin, Pelaku Mahasiswa PTS di Banjarmasin Diupah Rp10 Juta

Sabu 2,7 Kilogram Gagal Beredar di Banjarmasin, Pelaku Mahasiswa PTS di Banjarmasin, Diupah Rp 10 Juta

Sabu 2,7 Kilogram Gagal Beredar di Banjarmasin, Pelaku Mahasiswa PTS di Banjarmasin Diupah Rp10 Juta
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Jajaran Sat Narkoba Polresta Banjarmasin berhasil mengagalkan peredaran Narkoba jenis sabu dengan jumlah sebanyak 2.790 gram, Rabu (9/10) dinihari sekitar pukul 02:00 Wita. Tampak Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto sedang memperlihatkan Narkoba jenis sabu yang disita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aparat Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin mengagalkan peredaran narkoba jenis sabu dengan jumlah sebanyak 2.790 gram (2,9 Kg), Rabu (9/10) dini hari sekitar pukul 02:00 Wita.

Sabu berikut tersangka diamankan dari sebuah rumah di Jalan Mahat Kasan, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalsel Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 02:00 Wita.

Tersangka yang nekat diduga sebagai kurir itu bernama Aprisko Ferdy Surya atau sehari-harinya dipanggil Aprisko (23), warga Jalan Manggis, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto dalam didampingi Kasat Narkoba Kompol Wahyu Hidayat dan Kasat Reskrim AKP Ade Papa Rihi mengatakan, tersangka ditangkap pada saat menunggu seseorang mengambil sabu di tepi jalan.

Baca: Denis Jalani Rawat Jalan di Rutan Tanjung, Setelah Coba Bunuh Diri dengan Menyayat Tangan

Baca: VIRAL Video Mesum 7 Siswa SMK di Tuban Beredar, Terdengar Teriakan Suara Seorang Cewek

Baca: Penampakan Sosok Penusuk Menkopolhukam Wiranto, Updatenya via Live Streaming Kompas TV & TVOne!

Baca: Heboh Syahrini Keguguran, Sosok Orang Dekat Istri Reino Barack Ungkap Fakta, Senasib Irish Bella?

Baca: Pertengkaran Luna Maya & Melaney Ricardo Disebut Raffi Ahmad, Suami Nagita Slavina Sampai Ucap Ini

Namun belum sempat barang berpindah tangan, polisi menangkap tersangka, berikut Barbuk 2.790 gram sabu.

"Tersangka ditangkap anggota Sat Narkoba Polresta Banjarmasin pada saat menunggu orang yang akan mengambil barang (sabu).

Sementara itu Kasat Narkoba, Kompol Wahyu Hidayat menambahkan, tersangka diduga kurir ini sudah dua kali melakukan aksi yang sama.

Namun untuk aksi yang kedua kali ini, polisi berhasil mengagalkan peredaran Narkoba jenis sabu ini.

"Dengan tertangkapnya sabu sebanyak 2.790 gram sabu, maka polisi menyelamatkan 41.850 orang dari Narkoba," tegas Kasat Narkoba.

Dari penangkapan itu, tambah Kasat Narkoba, barang yang disita berupa dua paket besar sabu, dengan berat total 2.790 gram, dua lembar kantongan plastik bercorak bendera Kanada, dua lembar kantongan plastik warna merah, satu jaket warna abu-abu, serta satu lembar tas kain merah.

"Tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (2), dalam hal perbuatan menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman lebih dari 5 gram. Pelaku dipidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun, dengan denda paling banyak Rp 8 miliar rupiah," tambah Kasat Narkoba.

Terpisah, tersangka Aprisko saat ditemui mengatakan, dia sebagai kurir dijanjikan uang sebanyak Rp10 juta oleh orang yang minta diantarkan barang.

Namun dia sendiri tak mengenal orang yang menyuruh.

"Saya hanya ditugaskan untuk menaruh barang (sabu) di kawasan Jalan Mahat Kasan, dan nantinya barang itu ada yang mengambil,"ungkap pemuda yang mengaku sebagai mahasiswa di sebuah PTS di Banjarmasin ini.

(Banjarmasinpost.co.id/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved