Berita Banjar

Suluh Petani Mesti Manfaatkan IT, Begini Saran Petinggi Kementan Pada PPL Banjar

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementan, Prof Dedi Nursyamsi memberi saran dan tips istimewa pada PPL

Suluh Petani Mesti Manfaatkan IT, Begini Saran Petinggi Kementan Pada PPL Banjar
banjarmasinpost.co.id/idda royani
TERBAIK - Petinggi Kementan Prof Dedi Nursyamsi menyerahkan penghargaan terbaik kategori BPP Banjar, Kamis (10-10-2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Prof Dedi Nursyamsi memberi saran dan tips istimewa pada kalangan penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

"Penyuluh itu harus andal, tekun, profesional, hebat, dan selalu bekerja keras untuk menghidupi pangan seluruh dunia. Karena itu, tugas kita sebagai insan pertanian mewujudkan Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045," sebutnya.

Hal itu disampaikan Dedi saat membuka sekaligus menjadi keynote speaker pada acara Seminar Penyuluhan Pertanian di aula Institut Agama Islam Darussalam, Martapura, di Jalan Perwira, Tanjungrema, Martapura, Kamis (10/10/2019).

Seminar tersebut diikuti 400 orang PPL. Tak cuma PPL Kabupaten Banjar yang hadir, tapi juga PPL dari sejumlah daerah di Kalsel bahkan dari Kalimantan Tengah.

Baca: Hadapi Seleksi CPNS 2020, Pemko Banjarbaru Alokasikan Rp 500 juta

Baca: Kondisi Hidup dan Mati Ashanty Buat Aurel Hermansyah Marah, Putri Krisdayanti Lakukan Ini, Autoimun?

Baca: Jelang Akhir Tahun, Perbankan Genjot Realisasi Penyaluran KUR

Baca: Curhat Syahrini Soal Kondisi Rumah Tangga dengan Reino Barack, Incess Korban Ini Demi Eks Luna Maya

Khusus PPL Banjar sebanyak 250 orang, Dedi mengatakan penyuluh saat ini makin kreatif. Apalagi informasi teknologi (IT) juga kian canggih.

"Saat ini sudah dibuat aplikasi-aplikasi untuk penyuluh dan penyuluhan. Itu artinya sasarannya petani yang memiliki handphone (HP) android," sebutnya.

Melalui smart phone, tiap saat petani bisa mengakses informasi-informasi penting dari Kementerian Pertanian secara mudah dan cepat.

"Sedangkan bagi petani yang belum memiliki HP android, penyuluh mesti terjun langsung ke lapangan.

Baca: Geger Kebakaran Lahan Dekati Rumah Warga Desa Baringin A Candi Laras Selatan Tapin

Baca: Terlibat Trafficking, Wanita Setengah Abad Ini Jual Anak Dibawah Umur Rp 250 Ribu

Baca: Operasi Sikat Intan 2019, Polresta Banjarmasin Amankan 38 Tersangka

Karena itu, lanjut Dedi, Kementerian Pertanian pun selarang juga harus berupaya memberdayakan para penyuluh.

"Penyuluh juga harus memberdayakan petani agar melek teknologi dan menularkan ilmunya kepada petani,” tegas Dedi. (banjarmasinpost.co.id/roy)

Tags
Kementan
Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved