Berita HST

Tunggu Ketua DPRD Definitif, Penetapan Wakil Bupati HST Molor Lagi, Diputuskan Awal November

Penetapan kursi Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah dipastikan akan molor lagi hingga bulan November mendatang.

Tunggu Ketua DPRD Definitif, Penetapan Wakil Bupati HST  Molor Lagi, Diputuskan Awal November
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Bupati Hulu Sungai Tengah A Chairasnyah jelaskan keputusannya terkait Calon Wakil Bupati HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penetapan kursi Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah dipastikan akan molor lagi hingga bulan November mendatang.

Pasalnya, panitia sembilan yang baru dibentuk beberapa waktu lalu baru melakukan satu kali pembahasan.

Panita sembilan, yakni Pimpinan DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang terdiri dari Ketua DPRD Rahmadi, Wakil Ketua Saban Effendi, Wakil Ketua Taufik. 

Sementara itu, enam anggota lainnya yakni Salpia Riduan, Hermansyah, Alamsyah, Jaini, Supriadi, dan Salhah.

Baca: Dapatkan Dana Bagi Hasil 4 Jenis Pajak Ini, Pemkab Tanahlaut Terima Rp 30,9 miliar

Baca: Angela Lee Murka! Buntut Raffi Ahmad Disebut Raba Pinggul, Ini yang Dilakukan Suami Nagita Slavina

Baca: Bakal Calon Kepala Daerah Mulai Pendekatan, DPD PAN Banjarbaru Tunggu Arahan DPW

Baca: Menkeu Apreasiasi Kepala Daerah Peraih WTP , Ini Harapan Gubernur Kalsel

Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rachmadi, membeberkan jika molornya pemilihan ini dikarenakan menunggu penetapan definitif pimpinan DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Rencananya, Senin nanti pihaknya juga akan melakukan pengukuhan panitia sembilan sekaligus pembahasan lanjutan.

"Masih sempat. Paling molor pertengahan November. Kami menarget awal November sudah dipilih," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Saban Effendi, mengatakan jika usai ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, maka nama Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah terpilih bakal dibawa ke Kementerian Dalam Negeri untuk sahkan.

"Saya rasa waktunya nanti cepat saja. Memang sempat ada kendala dalam mekanisme pemilihan. Terkendala pimpinan definitif. Sekarang panitia sembilan sudah terbentuk saya kira prosesnya akan cepat," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Taufik Rahman, mengatakan pelantikan Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah masih bisa dilakukan. Meski masa jabatannya kurang dari 18 bulan.

Sebab, dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, kekosongan posisi Wakil Bupati dapat diisi dengan penghitungan 18 bulan setelah masa kekosongan posisi tersebut.

"Ada pada pasal 176 ayat 4. Itu menjadi patokan kami," bebernya.

Baca: Saat Amankan Koki Ini, Petugas Subdit 1 Ditnarkoba Temukan Sabu Seberat 9,56 Gram

Baca: SESAAT LAGI Link www.mola.tv! Live Streaming Timnas UEA vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia di TVRI

Baca: Sosok Ini Ingatkan Maia Estianty Pada Momen Pisah dari Ahmad Dhani yang Lebih Pilih Mulan Jameela

Sementara itu, dalam tata tertib DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, calon wakil bupati juga wajib menjabarkan visi dan misi.

"Apakah itu visi dan misi melanjutkan dari sebelumnya. Atau penjabaran visi misi baru. Mekanismenya juga ada dua. Bisa tertulis atau menjabarkan secara langsung," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved