Berita Kalteng

Akui Komsumsi Ekstasi di Banjarmasin, Oknum Anggota DPRD Kapuas dan Teman Wanitanya Direhabilitasi

Hasil pemeriksaan, Oknum anggota DPRD Kapuas Ber (35)dan teman wanitanya Tir (24)mengakui menggunakan ekstasi saat berada di Banjarmasin.

Akui Komsumsi Ekstasi di Banjarmasin, Oknum Anggota DPRD Kapuas dan Teman Wanitanya Direhabilitasi
Dari Polda Kalteng untuk BPost
Oknum Anggota DPRD Kapuas berinisial Ber (35) dan teman wanitanya Tir (24) , serta SC (33) sopir asal Banjarmasin, diantarkan petugas Polda Kalteng saat menuju Kantor BNNP Kalteng untuk proses Rehabilitasi. 

 BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jajaran Penyidik Kepolisian Ditreserse Narkoba Polda Kalteng, telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Ber (35) oknum anggota DPRD Kapuas bersama teman wanitanya Tir (24) dan seorang pengendara lainya SC (33).

Ketiga orang ini terjaring dalam razia kendaraan bermotor dan razia barang bawaan oleh tim gabungan 
Satgas Polda Kalteng dengan sandi Operasi "Antik Telabang-2019" dipimpin oleh Kasatgas Gakkum, AKBP Muhamad Fadli.

Saat itu, oknum Anggota DPRD Kapuas berinisial Ber ini, mengendarai Mobil Kijang Innova KH 1967 BD bersama Tir teman wanitanya, juga pengendara lainnya SC juga hasil tes urin positif narkoba. 

Ketiganya terjaring dalam razia yang dilakukan di Jalan Trans Kalimantan Depan Polsek Sabangau arah Palangkaraya- Kapuas, Rabu (9/10/2019) yang saat itu polisi menjaring dan memeriksa urin sebanyak 24 orang sopir dan penumpang.

Baca: Dampak Kejiawaan Bilqis Saat Ayu Ting Ting Tak Izinkan Enji Baskoro Temui Putrinya

Baca: Tak Hanya Dilengkapi Mebeler, Rusanawa Muara Kelayan Banjarmasin Dilengkapi Ruang Duka

Baca: Emosi Abu Rara, Pelaku Penusukan Menko Polhukam Wiranto Diungkap Pakar Ekspresi

Baca: Ancaman Banjir Sungai Riam Kiwa, Begini Analisa dan Langkah yang Harus Dilakukan

Dari hasil pemeriksaan urin 21 orang negatif. Namun,  3 orang positif Metamphetamine termasuk oknum anggota DPRD Kapuas.

Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, Jumat (11/10/2019) mengatakan, pihaknya sudah selesai melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang yang terjaring dalam operasi Antik Telabang 2019 di Jalan Mahirmahar Trans Kalimantan arah Banjarmasin- Palangkaraya.

Hasil pemeriksaan, sebut Kabid Humas Polda Kalteng, oknum anggota dewan berinisial Ber ini mengakui, menggunakan narkoba jenis ekstasi yang dibelinya sebanyak dua butir dari B warga Banjarmasin, dengan harga satu butir Rp600 ribu sore sehari sebelum terjaring razia di jalan arah menuju Palangkaraya.

Oknum Anggota DPRD Kapuas berinisial Ber (35) diantarkan petugas Polda Kalteng saat menuju Kantor BNNP Kalteng untuk proses Rehabilitasi. (Istimewa, Polda Kalteng)
Oknum Anggota DPRD Kapuas berinisial Ber (35) diantarkan petugas Polda Kalteng saat menuju Kantor BNNP Kalteng untuk proses Rehabilitasi. (Istimewa, Polda Kalteng) (Dari Polda Kalteng untuk BPost)

Dia menggunakan obat terlarang tersebut saat berada di Hotel Nasa Banjarmasin, Kalsel.

"Saat di Banjarmasin itu, dia beli dua butir, kemudian setengah diberikan kepada B (penjual) dan setengahnya dia yang pake, sedangkan satu ekstasi lainnya diberikannya kepada teman perempuannya Tir yang turut ditangkap saat terjaring razia di Jalan Mahirmahar Trans Kalimantan arah Banjarmasin- Palangkaraya," ujarnya.

Baca: LIVE Streaming Indosiar - Link Streaming TV Online Persebaya vs Borneo FC Liga 1 2019 di Vidio.com

Baca: NEWSVIDEO : Berkah Kemarau, Petani Semangka Di Desa Manunggal Tanahbumbu Panen Besar

Baca: Harta Mulan Jameela Dibandingkan dengan Krisdayanti dan Eko Patrio yang Juga Jadi Anggota DPR RI

Lebih jauh dia mengatakan, juga terjaring razia sopir berinisial SC (33) warga Banjarmasin yang juga menggunakan Methamphetamine dari pengakuannya, mendapatkan barang haram itu dari Amat warga Banjarmasin di Pelabuhan Trisakti jenis narkoba sabu-sabu.

SC (33) sopir asal Banjarmasin dibawa ke BNNP Kalteng
SC (33) sopir asal Banjarmasin dibawa ke BNNP Kalteng (Dari Polda Kalteng untuk BPost)

Menurut Kabid Humas, ketiga pelaku dilakukan rehabilitasi ke BNNP Kalteng, karena setelah dilakukan gelar perkara mereka hanya sebagai pemakai tidak terbukti sebagai pengedar, kurir atau penjual, dalam pemeriksaan di mobil pelaku juga tidak ditemukan barang bukti narkoba. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved