Berita Banjarmasin

Dishub Kalsel Berterimakasih, Jalan Rahayu Banjarmasin Dijadikan Jalan Alternatif

DINAS Perhubungan Provinsi Kalsel berterimakasih kepada warga Jalan Rahayu karena jalan tersebut sekarang dipakai sebagai jalan roda dua dan empat

Dishub Kalsel Berterimakasih, Jalan Rahayu Banjarmasin Dijadikan Jalan Alternatif
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
PEMBANGUNAN jembatan darurat khusus roda dua di jembatan Sungai Gardu 1, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DINAS Perhubungan Provinsi Kalsel berterimakasih kepada warga Jalan Rahayu karena jalan tersebut sekarang dipakai sebagai jalan roda dua dan empat seiring pembangunan dua jembatan dan satu box culvert Sungai Lulut, Banjarmasin Timur oleh Dinas PUPR Kalsel.

“Iya kita berterimakasih saat ini Jalan Rahayu dijadikan sebagai jalan alternatif baik roda dua dan empat,” kata Kasi Managemen Rekayasa Lalulintas Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel, Rudy Harianto, Jumat (11/10/19).

Menurut Rudy, konsekuensi jalan alternatif roda dua dan empat, maka jalan Rahayu menjadi padat merayap pada pagi hari dan sore hari.

Baca: Dihajar Sang Pacar, Pakaian Vokalis Widy Vierratale Penuh Darah, Keluarga Terkejut

Baca: Tangis Desy Ratnasari Ditampar Artis Senior, Kisah Idola Raffi Ahmad & Mantan Irwan Mussry Dikulik

Baca: FAKTA TERBARU - Penusukan Menkpolhukam Wiranto, Pelaku Ternyata Kumpul Kebo, Ngakunya Pasutri

Baca: Rekayasa Penusukan Menkopolhukam Wiranto Jadi Isu Panas, Darah sang Menteri Membuktikan Hal Beda

Awalnya, Dishub Kalsel resmi menutup akses di ujung Jalan Rahayu Sungai Gardu dari kendaraan roda empat mulai Kamis (22/8/19) malam lalu.

Keputusan penutupan akses ujung Jalan Rahayu, Sungai Gardu, ini karena keluhan sejumlah warga yang merasa terganggu dengan banyaknya lalulalang kendaraan baik roda dua.

“Iya mulai Kamis (22/8/19) malam, akses masuk di ujung Jalan Rahayu Sungai Gardu kita tutup resmi dengan empat barrier,” kata Rudy.

Dipaparkan Rudy, awalnya juga ada kesepakatan roda empat tidak boleh lewat Jalan Rahayu.

Bahkan, kontraktor sudah memasang barier atau pembatas jalan di ujung Jalan Rahayu dekat Sungai Lulut.

Namun esok harinya, ada saja oknum warga yang melepas dan memindahkan barier tersebut.

“Tentu akibatnya, mobil kembali bisa lalulalang masuk ke Jalan Rahayu. Jadi ada warga yang memindah barier yang kita pasang,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved