Berita Banjarmasin

Kalsel Jadi Sasaran UI Sosialisasikan Materi Pendewasaan Usia Nikah

Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi daerah sasaran Sosialisasi Pendewasaan Usia Nikah Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI).

Kalsel Jadi Sasaran UI Sosialisasikan Materi Pendewasaan Usia Nikah
banjarmasinpost.co.id/acm
Sosialisasi Pendewasaan Usia Nikah oleh Universitas Indonesia di SMAN 12 Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi daerah sasaran Sosialisasi Pendewasaan Usia Nikah Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI).

Dua agenda sosialisasi tema ini dilaksanakan di dua lokasi di Kalsel yaitu di SMAN 12 Banjarmasin, Kota Banjarmasin pada Jumat (11/10/2019) dan di SMAN 1 Amuntai di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Sabtu (12/10/2019).

Dilaksanakan di Mushala SMAN 12 Banjarmasin, kurang lebih dua puluh anak didik baik laki-laki dan perempuan ikuti sosialisasi yang diisi tiga dosen Fakultas Hukum (FH) UI sebagai Pemateri diantaranya Heru Susetyo, S.H., LL.M., M.Si., PH.D dan Drs. Zainal Arifin S.H., M.H.

Selain itu, Pemerintah Kota Banjarmasin diwakili Rimalia S.K.M., M.M dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin juga menyampaikan materinya.

Baca: Kehamilan Jennifer Dunn Disorot Saat Mertua Faisal Harris Lakukan ini di Hari Ulang Tahun

Baca: Berpisah dari Citra Kirana, Rezky Aditya Berikan Pesan Ini via Ibu Ciki, Mantan Agnez Mo Ternyata?

Baca: Tertipu Rp 130 Juta, Barbie Kumalasari Marah-marahi Uya Kuya, Istri Galih Ginanjar Beli Barang KW?

Secara garis besar para anak-anak didik diberikan pemahaman apa makna pernikahan dan segala konsekuensinya hingga hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan khusunya secara psikologis.

Dijelaskan Dosen FH UI, Heru, Kalsel dipilih menjadi lokasi sosialisasi karena merupakan daerah yang masuk urutan tiga besar daerah dengan angka pernikahan dini tertinggi di Indonesia.

Topik ini dinilai penting karena pernikahan dini menurutnya bisa memiliki akibat yang luas tak hanya pada mengurangi potensi peningkatan rata-rata tingkat pendidikan dan karir hingga terkait persoalan ketahanan keluarga.

Sosialisasi menargetkan agar para peserta bisa terbuka pikirannya untuk perencanaan hidup kedepan dan memikirkan lebih serius serta mendalam terkait pendidikan dan karirnya sehingga memiliki perencanaan hidup jangka panjang dibandingkan memilih untuk menikah di usia dini.

"Banyak di Kalsel bahkan usia 14 tahun, 15 tahun menikah. Ini secara nasional mengkhawatirkan, walau secara agama boleh tapi perkembangan anak kedepan kurang bagus dan pengaruhi ketahanan keluarga. Karena jika tidak siap sebagai ibu, tidak siap sebagai bapak bagaimana mendidik menjadi anak hebat," kata Heru.

Sosialisasi ini juga menurutnya sebagai upaya untuk membantu Pemerintah mensosialisasikan Revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved