Tajuk

Pilkada Bermartabat

PEMILIHAN Kepada Daerah (Pilkada) bakal digelar serentak 2020. Jika tak berubah, pesta demokrasi itu akan digelar pada April atau pertengahan 2020

Pilkada Bermartabat
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PEMILIHAN Kepada Daerah (Pilkada) bakal digelar serentak 2020. Jika tak berubah, pesta demokrasi itu akan digelar pada April atau pertengahan 2020. Artinya, pelaksanaannya tinggal hitungan bulan saja.

Khusus untuk Pilkada Gubernur Kalsel, petahana H Sahbirin Noor dipastikan akan kembali berlaga untuk duduk di jabatan Kalsel 1 pada periode kedua. Selain Sahbrin, sejumlah nama populer pun santer disebut, misalnya Wakil Gubernur Kalsel saat ini H Rudy Resnawan, H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, H Muhidin hingga orang nomor 1 di DPD Gerindra Kalsel H Abidin. Dan secara tak terduga muncul sosok Denny Indrayana.

Bagi Provinsi Kalimantan Selatan, sosok Denny Indrayana bukan orang baru. Selama ini Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu lebih dikenal sebagai akademisi maupun pengamat hukum.

Bahkan dia sempat ditunjuk penjaga kuasa hukum pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo - Sandiaga saat sidang di Mahkamah Konsitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Terlepas dari moncernya karier akademisi Denny Indrayana, rupanya pria kelahiran Kotabaru itu akhirnya memilih untuk turun gunung dan berencana maju di Pilkada Gubernur Kalsel 2020.

Bahkan keseriusan Denny Indrayana di kontestasi Pilkada Gubernur Kalsel ditunjukkan saat dia mengambil formulir pendaftaran di DPW Partai Nasdem Kalsel.

Selain ke Nasdem, Denny mengaku akan mendaftar ke partai. Dia juga akan berkomunikasi dengan partai-partai lain.

Mengenai persaingannya dengan petahana, Denny menyatakan tetap menghormatinya. Denny, dalam waktu dekat bertolak ke Kalsel untuk bersilaturahmi ke Sahbirin Noor.

Jika mendapatkan kesempatan menjadi peserta pemilihan gubernur (pilgub) dia berharap persaingannya sehat, adil dan tidak menjadi ajang politik uang.

Keinginan Denny Indrayana ini memang jadi dambaan banyak orang. Artinya, setiap kontestan Pilkada Gubernur Kalsel punya peluang sama untuk merebut hati rakyat Banua untuk menjadi pemimpin 5 tahun ke depan.

Walaupun akan terjadi head to head antara Denny Indrayana dengan H Sahbirin Noor, masyarakat tetap disuguhkan pesta demokrasi yang benar-benar bermartabat tanpa ada intrik partai, politik uang dan lainnya.

Selain itu, masyarakat tentu ingin agar lebih banyak sosok yang muncul dengan harapan bisa memilih dari sejumlah pasangan calon yang berlaga. Tak hanya bagi penyelenggara, sejumlah pihak pun wajib untuk mewujudkan (mimpi) Pilkada Gubernur yang bermartabat dan hasilnya bisa diterima semua pihak tanpa ada desas desus setelah pesta itu usai. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved