Berita Banjarbaru

Rekonstruksi Kasus Karhutla di Kelurahan Syamsuddin Noor, karena Puntung Rokok Pawan Jadi Tersangka

Unit Tipiter Satuan Reskrim Polres Banjarbaru menggelar rekonstruksi kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jalan Handil Bina Tani

Rekonstruksi Kasus Karhutla di Kelurahan Syamsuddin Noor, karena Puntung Rokok Pawan Jadi Tersangka
humas polres banjabaru
Unit Tipiter Satuan Reskrim Polres Banjarbaru menggelar rekonstruksi kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jalan Handil Bina Tani, Kelurahan Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru, Jumat (11/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO ID, BANJARBARU - Unit Tipiter Satuan Reskrim Polres Banjarbaru menggelar rekonstruksi kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Jalan Handil Bina Tani, Kelurahan Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru, Jumat (11/10/2019).

Peristiwa kebakaran lahan ini sudah terjadi pada 14 Agustus 2019 lalu dengan tersangka atas nama Ahmad Pawan.

Sebanyak 19 adegan diperagakan oleh Ahmad Pahwan yang telah resmi ditetapkan tersangka oleh Satreskrim Polres Banjarbaru.

Awalnya tersangka, bersama saksi Ahmad Hartoyo diminta oleh pemilik tanah atas nama Bambang Susanto pada hari Rabu tanggal 14 Agustus 2019 lalu untuk membersihkan lahan.

Baca: Ujian Kesabaran Nagita Slavina Gara-gara Ulah Raffi Ahmad, Ayah Rafathar Lakukan Pengakuan Dosa

Baca: Keanehan Identitas Pelaku Penusukan Menkopolhukam Wiranto, Fakta Baru Abu Rara & Fitri Terungkap

Baca: Tertipu Rp 130 Juta, Barbie Kumalasari Marah-marahi Uya Kuya, Istri Galih Ginanjar Beli Barang KW?

Mereka berdua awalnya membersihkan lahan dengan parang di area tersebut.

Namun saat istirahat, Ahmad Pawan merokok dan meninggalkan rokoknya dalam keadaan menyala saat beristirahat di rumah warga yang tidak jauh dari area lahan tersebut.

Tidak lama kemudian saat saksi ingin melanjutkan pekerjaannya membersihkan lahan, tiba-tiba api sudah membesar hingga membakar sekitar dua hektare lahan.

Lima menit berselang, petugas Tim Karhutla dari Polsek Banjarbaru Barat datang dan membantu memadamkan lahan yang terbakar bersama Ahmad Pawan yang merupakan pelaku dan saksi Ahmad Hartoyo.

Kemudian Tim Karhutla Polsek Banjarbaru Barat melakukan interogasi kepada kedua orang yang ditemukan di area lahan yang terbakar tersebut yang selanjutnya dibawa ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, melalui Kasubbag humas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati mengatakan rekonstruksi digelar untuk kepentingan penyidikan.

Hasil penyelidikan dan pemeriksaan para saksi serta saksi ahli dan olah TKP yang dilakukan oleh Penyidik, salah satu dari dua orang yang ditemukan di sekitar area lahan yang terbakar telah resmi ditetapkan jadi tersangka yaitu Ahmad Pawan.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 187 KUHP dan atau 188 KUHP," katanya, Jumat, (11/10).

Dengan bunyinya, barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, dan atau barang siap menyebabkan karena kesalahannya kebakaran, letusan atau banjir dapat dihukum pidana kurungan maksimal lima tahun penjara.

(banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved