Berita Kalteng

Sambangi Sekolah Dasar, Petugas Polres Palangkaraya Kenalkan ini, Iwan Sebut Polisi Gagah

Upaya menekan angka kecelakaan lalulintas tidak saja dilakukan dengan menggelar razia di lapangan, tetapi juga memberikan edukasi tentang tatacara

Sambangi Sekolah Dasar, Petugas Polres Palangkaraya Kenalkan ini, Iwan Sebut Polisi Gagah
polres palangkaraya
Pelajar sekolah dasar (SD) di Palangkaraya ini , sedang diberikan materi pengenalan aturan berlalulintas oleh Satlantas Polres Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya menekan angka kecelakaan lalulintas tidak saja dilakukan dengan menggelar razia di lapangan, tetapi juga memberikan edukasi tentang tatacara berlalulintas yang baik sejak dini kepada pelajar sekolah dasar.

Para siswa dan siswi pun senang sekolahnya kedatangan petugas kepolisian untuk memberikan pengetahuan tentang tetib dalam berkendaraan.

"Saya jadi tau bagaimana berkendaraan yang benar dan sesuai aturan, polisinya juga gagah pake baju seragam," ujar Iwan, salah satu pelajar.

Satlantas Polresta Palangkaraya, Jumat (11/10/2019) memperkenalkan rambu lalulintas ke siswa-siswi SDN - 7 Panarung, Kecamaran Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang di sambut baik para guru dan siswa.

Baca: 1 Penyebab Utama Kegagalan Rumah Tangga Gisella Anastasia & Gading Marten Diungkap, Terkait Wijin?

Baca: Ujian Kesabaran Nagita Slavina Gara-gara Ulah Raffi Ahmad, Ayah Rafathar Lakukan Pengakuan Dosa

Baca: Tertipu Rp 130 Juta, Barbie Kumalasari Marah-marahi Uya Kuya, Istri Galih Ginanjar Beli Barang KW?

Kegiatan tersebut, di kemas dalam program polisi sahabat anak (Polsanak) yang diikuti sekitar 100 pelajar SDN - 7 Panarung yang dilaksanakan di halaman SD tersebut, di Jalan Diponegoro Palangkaraya.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Palangkaraya, Aiptu Ali Mahfuddisi mengenalkan tujuh Focus Road Safety, antara lain saat berkendaraan tidak boleh menggunakan telepon genggam, kendaraan tidak melawan arus lalu lintas, pengendara tidak melanggar rambu pengaturan lalulintas.

Selain itu, pemotor wajib mempergunakan helm, dilarang melaju dengan melebihi batas kecepatan, dilarang bagi pengemudi di bawah umur berkendaraan dijalan umum, serta pengendara kendaraan roda empat harus mempergunakan sabuk keselamatan sejak dini.

“Kita harapkan anak-anak menjadi Pioneer untuk mensosialisasikan dengan caranya sendiri dan pada lingkungan terdekatnya. Seperti, bila orangtuanya menggunakan telepon saat mengendarai kendaraan, si anak yang ada di sampingnya akan mengingatkan hal itu berbahaya,” tambah Ali.

Lebih jauh dia mengungkapkan, pihaknya melakukan sosialisasi dan pemahaman sejak dini agar kalangan muda, memahami bahaya bila tidak menaati peraturan lalulintas saat berada di jalan.
"Kami harapkan masyarakat utamanya di Kota Palangkaraya semakin patuh dalam berlalu lintas,” tutupnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved