Berita Banjar

Status Karhutla Turun, Satgas Kodim Martapura Masih Berjibaku Padamkan Karhutla

Karhutla terjadi di Kelurahan sungai tiung Rt 34/11 Kecamatan Cempaka membuat satgas karhutla masih harus berjibaku memadamkan api.

Status Karhutla Turun, Satgas Kodim Martapura Masih Berjibaku Padamkan Karhutla
Dari Humas Kodim 1006/Martapura untuk BPost
Kebakaran lahan di Kelurahan sungai tiung Rt 34/11 Kecamatan Cempaka 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Meski hujan lebat sempat mengguyur Kota Banjarbaru, namun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di areal kawasan Kelurahan sungai tiung Rt 34/11 Kecamatan Cempaka Banjarbaru terus terjadi, luas lahan yang terbakar ± 10 Hektar.

Terbakarnya lahan tersebut diketahui setelah azan magrib, padahal sekitar pukul 17:15 wita, satgas baru pulang dari lokasi tersebut setelah melakukan pemadaman tak jauh dari lokasi tersebut.

Hingga pukul 21.20 wita, api baru dapat dipadamkan malam itu.

Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto mengungkapkan meski adanya penurunan status dari pemerintah bahwa siaga Karhutla di Kalsel pun, sejak tanggal 6 Oktober, sudah berubah status dari tanggap darurat turun menjadi siaga darurat. Namun, pihaknya tetap bersiaga di lokasi rawan karhutla.

Baca: Barito Putera U-20 Ingin Ciptakan Sejarah, Bertekad Boyong Tropi Liga 1 U-20 2019 Ke Banua

Baca: Ucapan Reino Barack Suami Syahrini untuk Korban Gempa Disorot, Sindiran untuk Mantan Luna Maya

Baca: Isi ATM Barbie Kumalasari Dibongkar Ruben Onsu dan Raffi Ahmad, Uya Kuya Berbohong?

Baca: Akui Komsumsi Ekstasi di Banjarmasin, Oknum Anggota DPRD Kapuas dan Teman Wanitanya Direhabilitasi

"Kami satgas - 6 Karhutla Kodim Martapura tidak mau berspekulasi buru-buru menarik mundur subsatgas jajarannya ke home best ( Pangkalan Kodim Martapura ). Selain subsatgas yang ada, dua peleton Prajurit masih di siagakan," ucap Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Siswo Budiarto, Jumat (11/10).

Surat perintah Pimpinan, memberikan tenggang waktu mereka bersiaga menanggulangi karhutla hingga akhir bulan Oktober 2019. Namun, mereka tetap melakukan patroli dan Pemadaman api dan asap.

"Bandara samsudin noor menjadi perhatian kami yakni di kawasan gambut Guntung Damar,"Ungkap Dandim.

Sembilan Pos Subsatgas Karhutla sampai saat ini juga masih bersiaga dan tidur makan bersama warga di desa, mereka tidak pulang, "Saya perintahkan jangan pulang tetap di lokasi," kata dia.

Dia juga rasa bersyukur bahwa selama dua bulan tidur di tenda Posko Karhutla Kodim Martapura, warga Guntung Damar banjarbaru saat ini merasakan bangga kumpul sama Prajurit.

" Kapan lagi seperti ini di satuan Teritorial ,bahkan Kantor Makodim Pindah sementara kesini jika ada keperluan Dinas ya disini pelayanannya," katanya sesekali tersenyum.

Baca: Emosi Abu Rara, Pelaku Penusukan Menko Polhukam Wiranto Diungkap Pakar Ekspresi

Baca: Tak Hanya Dilengkapi Mebeler, Rusanawa Muara Kelayan Banjarmasin Dilengkapi Ruang Duka

Baca: Sungai Satui Tanahbumbu Tercemar Bikin Ikan Mati, BLHD Sebut Dampak Aktivitas Pertambangan

Dia berharap kepada seluruh warga masyarakat dimana pun berada, bantulah dan mohon stop dan jangan lagi membakar atau membuka lahan karena bulan Oktober sudah masuk musim hujan jadi segala sesuatu yang ingin melakukan aktivitas dikebun saat bersiap diri menanam.

"Jangan buat Anggota Satgas menderita terus melakukan pemadaman, dia juga manusia perlu istirahat dan kumpul kembali bersama keluarga," katanya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved