Berita Tabalong

Tingkatkan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran di Tabalong, Disdukcapil Jemput Bola

Disdukcapil melakukan jemput bola turun ke masyarakat untuk meningkatkan jumlah kepemilikan akta kelahiran di Tabalong.

Tingkatkan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran di Tabalong, Disdukcapil Jemput Bola
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Rakor percepatan pencapaian kepemilikan akta kelahiran di Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabalong terus berupaya untuk meningkatkan kepemilikan Akta Kelahiran, karenanya digelar rapat koordinasi percepatan peningkatan cakupan kepemilikan Akta Kelahiran.

Suryanadie Kepala Disdukcapil Tabalong dalam paparannya mengatakan untuk tahun 2019 target yang ingin dicapai dalam kepemilikan akta kelahiran adalah mencapai 95 persen.

Dalam pengaplikasiannya Disdukcapil melakukan jemput bola yaitu dengan turun langsung ke masyarakat.

“Kami akan langsung turun ke lapangan, misalnya saja dengan datang ke pasar di kecamatan yang kemudian warga bisa mendapatkan informasi mengenai pembuatan dokumen kependudukan termasuk pembuatan Akta kelahiran,” ujarnya.

Baca: BERLANGSUNG! Live Streaming Timnas UEA vs Indonesia Kualifikasi Piala Dunia, Link www.mola.tv & TVRI

Baca: 52 Kelurahan di Banjarmasin Gagal Cairkan Dana Kelurahan Tahap II, Ini Penyebabnya

Baca: Dapatkan Dana Bagi Hasil 4 Jenis Pajak Ini, Pemkab Tanahlaut Terima Rp 30,9 miliar

Baca: Saat Amankan Koki Ini, Petugas Subdit 1 Ditnarkoba Temukan Sabu Seberat 9,56 Gram

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Aston Tanjung ini diharapkan dapat adanya saran dan kesepahaman dengan instansi terkait agar cakupan kepemilikan akta pencatatan sipil dapat ditingkatkan.

“Juga sebagai sarana untuk memberikan informasi tentang adanya regulasi baru yang dikeluarkan pemerintah dalam upaya peningkatan layanan administrasi kependudukan dan catatan sipil,” ungkapnya.

Kagiatan ini dihadiri oleh PPK Kecamatan, Bidan Puskesmas, KUA, PKK Kabupaten, Bhayangkari, Persit, :urah, Klinik Bersalin, Dinas Sosial dan DP3AP2KB.

Peserta yang hadir merupakan yang berkaitan langsung dengan warga. Hasil dari sosialisasi ini diharapkan bisa disampaikan kembali ke masyarakat bahwa pentingnya memiliki akta kelahiran dan jangan sampai menunda saat ada anak yang baru lahir langsung dibuatkan.

Baca: Jago Merah Mengamuk, Satu Rumah di Komplek Kebun Jeruk Kuin Utara Ludes Terbakar

Baca: Sosok Ini Ingatkan Maia Estianty Pada Momen Pisah dari Ahmad Dhani yang Lebih Pilih Mulan Jameela

Baca: Angela Lee Murka! Buntut Raffi Ahmad Disebut Raba Pinggul, Ini yang Dilakukan Suami Nagita Slavina

Dari data Disdukcapil hingga September 2019 Data akta kelahiran umum mencapai 70,21% (Jumlah akta lahir 170.809 dari jumlah penduduk total 243.294), Data akta lahir usia 0-18 th adalah 92,82% (jumlah akta anak 73.518 dari jumlah anak usia 0-18th adl 79.202) dan Data akta kematian : 87,89% (jumlah akta mati 3.128 dari jumlah pelaporan kematian 3.559). (Banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved