Berita Regional

Ditangkap Setelah Gelapkan 62 Mobil Rental, Begini Djeni Melakukan Aksinya

Setelah beraksi menggelapkan 62 unit mobil rental, Djeni Herilewie (39) Ditangkap polisi

Ditangkap Setelah Gelapkan 62 Mobil Rental, Begini Djeni Melakukan Aksinya
(Tribun Jakarta/Bima Putra)
Djeni Herilewie (39) saat dihadirkan dalam ungkap kasus di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Petualangan Djeni Herilewie (39) menggelapkan mobil rental dan kemudian menggadaikannya berakhir.

Setelah diduga telah menggelapkan dan menggadaikan 62 mobil rental, Djeni Herilewie (39) akhirnya ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengungkap, Djeni beraksi seorang diri saat menggelapkan 62 mobil sewaan di wilayah Jakarta dan kota sekitarnya.

Hery mengatakan, Djaeni sehari-hari sebagai ibu rumah tangga dengan pekerjaan sampingan sebagai freelance event organizer (EO).

Baca: Seusai Kemarahan Laudya Cynthia Bella, Kali Ini Teman Luna Maya Sindir Raffi Ahmad Soal Ini

Baca: Postingan Istri Soal Menkopolhukam Wiranto Viral, Dandim Kendari Kol Hendi Suhendi Dicopot & Ditahan

Baca: Madihin Ikut Semarakkan Siak Bermadah dan Festival Kabupaten Lestari 2019

Baca: Didatangi Kades dan BPD se Kecamatan Bungur, Wabup Tapin Janjikan Perbaikan Bungur-Rantau Bujur

Kepada para korban,pelaku mengaku memerlukan mobil untuk kegiatan EO. Pelaku memberikan identitas asli kepada korban.

"EO itu sebagai pemanisnya, seolah-olah orang EO banyak kegiatan, kalau rental-rental sekarang kan wajar aja," kata Hery saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

Awalnya, kata Hery, pelaku menyewa mobil untuk 2-3 hari. Pembayaran lancar. Setelah memperpanjang waktu sewa, pelaku kemudian menghilang.

"Kalau perempuan kan orang lebih yakin. 'Pak, saya rental mobil nih dalam kota doang', Dia lebih yakin dibanding yang ngerental cowok gitu," katanya.

Ia menambahkan, salah satu korban kemudian melapor ke Kepolisian setelah mobil tidak dikembalikan. Korban sempat mencari-cari pelaku, tetapi tidak pernah ada di rumah.

"Jadi korban yang belum laporan itu banyak," kata dia.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved