Berita Regional

Gempa Susulan di Ambon Bikin Batu Raksasa Terguling dan Tutup Akses Antar Desa

Dua bongkah batu raksasa terguling bersama material longsor dari sebuah tebing di Dusun Hanie, Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah

Gempa Susulan di Ambon Bikin Batu Raksasa Terguling dan Tutup Akses Antar Desa
(KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY)
Dua buah bongkahan batu besar terguling bersama material longsor di Dusun Hanie, Desa Tial., Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat sore (11/10/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMBON - Akses jalan penghubung dua desa di Dusun Hanie, Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah tidak bisa dilalui.

Dua bongkah batu raksasa terguling bersama material longsor dari sebuah tebing di Dusun Hanie, Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (11/10/2019) sore.

Tidak ada korban jiwa dan luka maupun kerusakan pada rumah warga. Namun, dua bongkahan batu besar tersebut menutup akses jalan antar desa.

Salah satu anggota Polsek Salahutu, Bripka La Syarif yang juga warga dusun setempat mengaku sebelum kejadian itu terjadi, ia dan warga sempat sempat mendengar bunyi gemuruh yang sangat kuat dari kawasan tebing tersebut.

Baca: Ditangkap Setelah Gelapkan 62 Mobil Rental, Begini Djeni Melakukan Aksinya

Baca: Seusai Kemarahan Laudya Cynthia Bella, Kali Ini Teman Luna Maya Sindir Raffi Ahmad Soal Ini

Baca: Postingan Istri Soal Menkopolhukam Wiranto Viral, Dandim Kendari Kol Hendi Suhendi Dicopot & Ditahan

Baca: Didatangi Kades dan BPD se Kecamatan Bungur, Wabup Tapin Janjikan Perbaikan Bungur-Rantau Bujur

“Bunyinya sangat kuat sekali, saat itu kita langsung pergi cek ke lokasi dan ternyata terhadi longsor dan batu besar telah menutup badan jalan,” kata La Syarif saat dikonfirmasi dari Ambon, Jumat malam.

Longsor diduga akibat gempa susulan

Dia menyebut, longsoran itu terjadi diduga karena gempa susulan yang terus dirasakan getarannya di wilayah tersebut.

Sebab sebelum terjadi longsor wilayah itu terus merasakan adanya getaran gempa.

“Kemungkinan itu karena gempa susulan yang terus terjadi,” katanya.

Terkait kejadian itu, Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua yang dikonfirmasi Kompas.com mengakui jika longsor yang terjadi bersamaan dengan tergulingnya dua bongkah batu raksasa telah memutus akses jalan antardesa di wilayah tersebut.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved