Berita Tapin

Musim Tanam Tahun ini, Heriyanto Tak Sempat Tanam Padi di Lahannya

Heriyanto, lelaki berusia 32 tahun itu bakal tak menemui musim tanam padi di lahan pertanian miliknya.

Musim Tanam Tahun ini, Heriyanto Tak Sempat Tanam Padi di Lahannya
humas polres tapin
Anggota Polsek Candi Laras Utara memasang garis polisi di lahan bekas kebakaran agar tak digunakan sebelum proses hukum tuntas, Sabtu (12_10_2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Heriyanto, lelaki berusia 32 tahun itu bakal tak menemui musim tanam padi di lahan pertanian miliknya.

Petani itu tersandung kasus tindak pidana pembakaran lahan yang saat ini gencar diawasi polisi dan pelaku ditindak pidana.

Kini, pelaku menginap sementara di sel Mapolsek Polsek Candi Laras Utara untuk proses penyelidikan, Sabtu (12/10/2019).

Informasi dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id dari Humas Polres Tapin, pelaku terancam Pasal 187 ayat (1) dan pasal 188 KUH Pidana karena diduga membakar lahan untuk pertanian padi.

Baca: MASIH Misteri, Kematian Akbar Alamsyah Menyisakan Teka-teki, Pernyataan Polisi Berubah-ubah

Baca: Korban Baru Nikita Mirzani? Brownis Ayu Ting Ting Dihentikan KPI, Susul P3H & Hotman Paris Show

Baca: Dian Sastrowardoyo Merasa Sakit Hati, saat Perempuan Indonesia Tentukan Standar Cantik

Baca: SEJAK Berhijab, Olla Ramlan Rancang Perhiasan Gelang, Cincin dan Liontin untuk Muslimah

Warga Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu kedapatan membakar lahan di Desa Pariuk, Kecamatan Candi Laras Utara, Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 10.00 Wita.

Pengungkapan kasus pembakaran lahan itu berawal dari informasi satelit yang menyebutkan satu titik hotspot muncul di Kecamatan Candi Laras Utara.

Kapolsek Candi Laras Utara, Ipda Indra Wahyu Wibowo bersama anggota Polsek Candi Laras Utara melakukan pengecekan terhadap informasi dari satelit tersebut.

Ternyata, titik panas yang terdeteksi satelit itu dari kabut asap kebakaran di lahan pertanian milik pelaku di Desa Pariuk, Kecamatan Candi Laras Utara.

Polisi lantas menanyakan kepemilikan lahan yang terbakar itu kepada pelaku yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran lahan pertanian tersebut.

Pelaku mengakui luas lahan miliknya sekitar 20 borong. Satu borong sama dengan 289 meter persegi.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved