Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : Biola Buatan Urang Banua Tembus Pasaran Mancanegara

Biola yang dihasilkan Di rumah biola Arzetta Kelurahan Surgi Mufti Kecamatan Banjarmasin Utara dipasarkan hingga mancanegara.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Siapa tak kenal dengan biola, sebuah alat musik yang menghasilkan nada ketika pada permukaan senarnya diberikan gesekan.

Di rumah biola Arzetta yang beralamat di Komplek Mandiri Lestari Jalan Sultan Adam Blok B4 Kelurahan Surgi Mufti Kecamatan Banjarmasin Utara, bukan semata mengajarkan anak-anak dan remaja yang untuk memainkan biola.

Selain memiliki kemampuan memainkan biola, Yuliansyah pemilik rumah biola Arzetta juga memiliki keterampilan untuk membuat biola elektrik.

Yuli, sapaanya, bisa dikatakan merupakan satu-satunya pembuat biola di Kalsel. Bahkan meski masih bergantung dengan peralatan sederhana dan manual, namun hasil karyanya telah dipasarkan hingga ke mancanegara.

Baca: Pernikahan Ayu Ting Ting Diungkap Sosok Ini, Bukan dengan Shaheer Sheikh, Ivan Gunawan & Robby Purba

Baca: Rumah Camat Barabai Terbakar, Begini Kronologisnya

Baca: BERLANGSUNG Live Streaming Usee TV! Link Persebaya u-20 vs Barito Putera Final Elite Pro Academy U20

Baca: Asyik untuk Fashion dan Lifestyle, Jam Tangan Mewah Kian Diburu

Pemesan biola dari Malaysia, Australia hingga Eropa seperti Itali menjadi pembeli setia biola buatan pria kelahiran Martapura 25 Agustus 1983 ini.

Yuli mengatakan untuk setiap biola yang ia jual ke luar negeri harganya masih tergolong cukup murah. Jika dibandingkan dengan biola produksi luar negeri yang pernah ia beli seharga Rp 28 juta dua tahun yang lalu, biola buatannya hanya dipatok Rp 5 juta sampai Rp 7 juta.

" Ya, mungkin itulah yang sebagai salah satu alasan mereka (mancanegara, red) tertarik dengan biola asal Banjarmasin," ujarnya.

Namun meski murah bukan berarti murahan, melainkan biola elektriknya tersebut memiliki keunggulan kualitas suara yang tak kalah bersaing dengan produk luar negeri.

Terutama pada bagian pengantar suara, bila pada umumnya biola akustik hanya memakai satu pick up (getaran suara, red), ia justru mengenakan double pick up atau dua bridge.

"Sehingga saat dimainkan, biola ini pun memiliki karakter suara berbeda. Dua pengantar suara tersebut tadi juga bisa dimix. Sehingga sound yang dihasilkan jelas, jernih dan bagus. Nah, inilah yang kemudian menjadi daya tarik sejumlah pembeli dari luar negeri tadi, disamping harganya yang juga murah bagi mereka," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved