Berita Banjarmasin

Pemprov Kalsel Masih Upayakan Sosok Pangeran Hidayatullah sebagai Pahlawan Nasional

Pemerintah Provinsi Kalsel baru saja memperingati wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari ke 157 Tahun di Makam Pahlawan Nasional

Pemprov Kalsel Masih Upayakan Sosok Pangeran Hidayatullah sebagai Pahlawan Nasional
banjarmasinpost.co.id/acm
Sekdaprov Kalsel, Ketua DPRD Kalsel dan Wali Kota Banjarmasin taburkan bunga di Makam Pangeran Antasari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalsel baru saja memperingati wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari ke 157 Tahun di Makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari, Jumat (11/10/2019).

Namun masih banyak tokoh asal Kalsel yang dinilai layak untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional.

Seperti salah satunya nama tokoh yang kembali diusulkan Pemerintah Provinsi Kalsel untuk menjadi Pahlawan Nasional, Pangeran Hidayatullah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, H Abdul Haris, menjelaskan, saat ini upaya pengajuan nama tokoh Pangeran Hidayatullah masih dalam tahapan proses.

Baca: Pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo Bicarakan Tiga Hal, Salah Satunya Terkait Koalisi

Baca: Ini Postingan Istri TNI Soal Menkopolhukam Wiranto yang Dicopot dari Jabatan Dandim Kendari

Baca: Korban Baru Nikita Mirzani? Brownis Ayu Ting Ting Dihentikan KPI, Susul P3H & Hotman Paris Show

"Masih berproses, untuk teknisnya sampai dimana masih dikerjakan oleh Dinas Sosial," kata H Abdul Haris.

Menurutnya, proses pengajuan nama tokoh sebagai Pahlawan Nasional membutuhkan proses cukup panjang.

Dimana seperti pengajuan yang sukses dilakukan tahun lalu yaitu pemberian predikat Pahlawan Nasional kepada tokoh Kalsel, Pangeran M Noor didahului dengan penelitian dan pengkajian hingga seminar berkerjasama dengan perguruan tinggi.

Terkait hal ini, Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, menilai sosok Pangeran Hidayatullah sudah memenuhi kriteria dan layak dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

Ia mewakili Pemerintah Kota Banjarmasin nyatakan mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi Kalsel untuk ajukan sosok Pangeran Hidayatullah sebagai Pahlawan Nasional.

Menurut H Ibnu Sina, setiap tahun, sudah sepatutnya Pemerintah Provinsi Kalsel mengajukan nama-nama tokoh Banua untuk dijadikan Pahlawan Nasional.

"Setiap tahun tentu kita harus usulkan karena banyak sekali Pahlawan-Pahlawan di Kalsel yang pada masanya berjuang melawan penjajahan harus kita hargai," kata H Ibnu Sina.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalsel sempat mengajukan nama Pangeran Hidayatullah sebagai Pahlawan Nasional namun ditolak oleh Pemerintah Pusat.

Diketahui beberapa alasan ditolaknya usulan tersebut disebabkan karena sempat didapati literatur yang menceritakan Pangeran Hidayatullah dikabarkan sempat menyerah kepada penjajah Belanda.

Hal ini juga menjadi salah satu hal yang masih didalami oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved