Berita Tabalong

Jalan ke Desa Salikung Muara Uya Dilebarkan dan Diperkeras, Begini Reaksi Warga

Desa Salikung Kecamatan Muara Uya yang berjarak 100 km dari pusat Kabupaten Tabalong kini sudah berlega karena jalan ke desa mereka mulai dilebarkan

Jalan ke Desa Salikung Muara Uya Dilebarkan dan Diperkeras, Begini Reaksi Warga
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Wakil ketua DPRD Tabalong Jurne dan Kepala Dinas PUPR M Noor Rifani melihat proses pembangunan jalan menuju desa Salikung 

BANJARMSINPOST.CO.ID, TANJUNG – Desa Salikung Kecamatan Muara Uya yang berada sekitar 100 kilometer dari pusat Kabupaten Tabalong, untuk menuju ke Kecamatan Muara Uya melalui jalanan beraspal hingga di Desa Binjai. Dari Desa Binjai menuju Desa Salikung sebelumnya memang akses jalannya sulit dilewati.

Jalan panjang berupa tanah dengan rute meliuk mengitari bukit dan naik turun ini sangat sulit dilewati terlebih saat musim penghujan.

Warga biasanya memodifikasi sepeda motor mereka menjadi lebih tinggi dan menggunakan ban khusus agar tidak tergelincir. Dulu saat musim penghujan bisa sampai empat jam baru tembus dari Salikung – Binjai, sekarang tidak sampai satu jam sudah sampai.

Jalan tersebut memang merupakan akses utama warga menuju Desa Salikung yang termasuk dalam kategori Desa Terpencil. Namun saat ini Pemerintah Daerah tengah berupaya untuk meningkatkan kualitas jalan tersebut.

Baca: Hadapi PSBS Biak, Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Waspadai Faktor Non Teknis

Baca: Respons Maruf Amin Seusai Jenguk Menkopolhukam, Ungkap Solusi Atasi Teroris Pasca Penusukan Wiranto

Baca: Bukan Hanya Genderuwo, Bebby Fey Seteru Atta Halilintar Miliki Susuk Diungkap Anak Indigo?

Baca: Buron Pasca Tusuk Rahmat Hidayat Hingga Tewas, Pria Ini Berhasil Kecoh Petugas Saat Akan Ditangkap

Jalan memang berada pada kawasan hutan, namun Pemerintah Daerah Tabalong telah mengantongi izin untuk pembangunan jalan tersebut. Dari kementrian kehutanan memberikan izin pinjam pakai pembangunan jalan di kawasan hutan dengan panjang sekitar 60 kilometer dengan lebar delapan meter yang terpencar di dua kecamatan yaitu Muara Uya dan Bintang Ara.

Meskipun saat ini jalan belum selesai sepenuhnya dikerjakan namun dengan adanya pelebaran dan pengerasan sudah mulai mudah dilewati.

Dan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, Faridah warga Desa Salikung Rt 02 mengatakan sudah tiga minggu terakhir mulai ada pasar dadakan yang menggunakan lahan pasar desa yang sebelumnya hanya diisi dengan warung makan tiga minggu terakhir mulai banyak pedagang dari Muara Uya datang.

“Kami pasarnya setiap hari jumat, biasanya hanya warung makan dan kumpul untuk pembayaran arisan desa, sekarang sudah banyak pedagang seperti pedagang buah, sayur, ikan segar sampai pedagang peralatan dapur seperti piring dan gelas,” ujanrnya.

Faridah sangat senang saat ada pedagang buah yang datang ke pasar Salikung yang digelar setiap hari jumat itu, pedagang buah seperti semangka dan mangga biasanya hanya bisa didapatkan di pasar Muara Uya. Karena lokasinya cukup jauh Farida jarang sekali membeli buah untuk buah hatinya.

Untuk melihat progres dari pengerjaan Kepala Dinas PUPR Tabalong M Noor Rifani bersama dengan Wakil Ketua DPRD Tabalong Jurne serta anggota Komisi II meninjau langsung jalan yang tengah dalam proses pengerjaan ini sekaligus berdialog dengan warga.

Halaman
12
Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved