Berita Tanahbumbu

Lumba-lumba 1,2 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Siring Pagatan jadi Tontonan Masyarakat

Warga yang berjualan di pinggir pantai, Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (13/10/2019) siang sekitar pukul 13.00 Wita

Lumba-lumba 1,2 Meter Ditemukan Mati Terdampar di Siring Pagatan jadi Tontonan Masyarakat
istimewa
Lumba-lumba 1,2 meter dengan diameter 60-70 sentimeter dan berat 200 kilogram ditemukan terdampar mati di pinggir pantai Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga yang berjualan di pinggir pantai, Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Minggu (13/10/2019) siang sekitar pukul 13.00 Wita geger.

Mereka beramai-ramai menuju salah-satu titik kerumunan di bibir pantai Siring Pagatan, begitu mendengar kabar temuan seekor ikan lumba-lumba terdampar.

Ikan lumba-lumba dalam kondisi sudah mati saat ditemukan salah seorang warga itu ternyata berukuran cukup besar.

Dengan panjang lebih kurang 1,2 meter, berdiameter 60-70 sentimeter, memikiki berat sekitar lebih kurang satu kuintal atau sekitar 100 kilogram.

Kehebohan warga oleh temuan lumba-lumba kali pertama terjadi di pesisir pantai, Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu dibenarkan Camat Kusan Hilir, Dewi Murni.

Baca: Larangan Azriel Saat Ashanty dan Aurel Berhijab, Istri Anang Hermansyah Diminta Tak Lakukan Ini

Baca: KENA BATUNYA! Jerinx SID Tidak Hanya Singgung Wiranto, Via Vallen dan Anang Juga Sempat Dongkol

Baca: Mendadak Ashanty Minta Anang Hermansyah Pergi Dari Dirinya, Sempat Drop dan Perang Batin karena Ini

Menurut Dewi, temuan lumba-lumba sebelumnya tidak pernah terjadir.

"Butuh tiga orang dewasa untuk bisa menarik lumba-lumbanya dari bibir pantai," ucap Dewi.

Ditambahkannya, sebelum ditemukan terdampar oleh warga. Lumba-lumba tersebut dimungkinkan sudah mati, kemudian terbawa gelombang dan terdampar di pesisir pantai Siring Pagatan.

"Sudah mati terdamparnya. Mungkin terbawa arus/hempasan gelombang," jelasnya.

Temuan sempat membuat geger warga dan pedagang berjualan di sekitar lokasi sudah dilaporkan ke Dinas Perikanan Tanahbumbu untuk tindak lanjut.

"Kalau sampai sore tidak ada (tindak lanjut). Segera akan dikuburkan bangkainya. Takut nantinya akan menimbulkan bau tidak sedap bagi masyarakat di sekitar," tandas Dewi kepada banjarmasinpost.co.id.

Hingga berita diturunkan belum didapat konfirmasi pihak Dinas Perikanan Tanahbumbu terkait temuan tersebut.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved