Bumi Selidah

Pembayaran Retribusi Perizinan di Kabupaten Batola Sudah Bisa Lewat M Banking Bank Kalsel

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) me-launching (meluncurkan) pembayaran retribusi perizinan secara online melalui aplikasi mobile banking

Pembayaran Retribusi Perizinan di Kabupaten Batola Sudah Bisa Lewat M Banking Bank Kalsel
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Pembayaran Retribusi Perizinan di Kabupaten Batola Sudah Bisa Lewat M Banking Bank Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) me-launching (meluncurkan) pembayaran retribusi perizinan secara online melalui aplikasi mobile banking Bank Kalsel, Senin (07/10/2019).

Launching yang berlangsung di Aula Selidah ini diwujudkan dengan penandatanganan bersama antara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) M Aberar dengan Kepala Cabang Bank Kalsel Marabahan Akhmad Fauzi Noor disaksikan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS.

Hadir dalam acara ini perwakilam sejumlah develpoper seperti M Hamdi Alwie, Manajer Proyek PT Pesona Purnama di Jalan Trans Kalselteng, Kompleks Grand Purnama II, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola Bupati Hj Noormiliyani mengatakan, launching ini dilaksanakan dalam rangka memberikan kemudahan dalam berusaha dan berinvestasi.

Ia menambahkan dengan adanya perizinan secara online akan memberikan kemudahan para pengusaha untuk melakukan perizinan yang pembayarannya melalui aplikasi banking pada Bank Kalsel.

“Dengan adanya pembayaran perizinan secara online bisa meminimalisir bahkan menghilangkan pengutan liar,” ungkap bupati sembari menambahkan, aplikasi perizinan paling utama untuk mempermudah masyarakat, terbuka dan transparan.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel ini mengimbau, para pengusaha harus menggunakan aplikasi ini. Dan dari pihak terkait diharapkan bisa lebih menggalakan sosialisasi terhadap adanya pembayaran retribusi perizinan online melalui aplikasi ini.

Secara terpisah, Kepala DPMPTSP Batola M Aberar mengatakan, dengan adanya penerapan aplikasi perizinan secara onlie ini seluruh masyarakat bisa lebih leluasa mengurus perizinan dengan menggunakan handphone, komputer, dan laptop.

“Yang bayar untuk retribusi daerah dan langsung ke kas daerah serta jumlah perizinan online ini ada sektiar 20, termasuk izin praktik bidan, dokter dan lainnya,” ucapnya sembari menyatakan pihaknya akan terus berusaha mempermudah pengurusan izin ini secara bertahap. (AOL/*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved