Berita Banjarmasin

Program Sadar Jaminan Sosial Merambah ke Pasar Terapung, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan ini

Setelah launching Kelurahan Sadar pada September lalu, BPJS Ketenagakerjaan kini meresmikan Pasar Terapung Siring Tendean sebagai Pasar Sadar jaminan

Program Sadar Jaminan Sosial Merambah ke Pasar Terapung, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan ini
Istimewa/BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin.
BPJS Ketenagakerjaan launching Pasar Sadar jaminan sosial ketenagakerjaan di Pasar Terapung Siring Tendean, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah launching Kelurahan Sadar pada September lalu, BPJS Ketenagakerjaan kini meresmikan Pasar Terapung Siring Tendean sebagai Pasar Sadar jaminan sosial ketenagakerjaan, Minggu (13/10/2019).

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan Panji Wibisana menyampaikan, program ini merupakan upaya pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja di Indonesia khususnya Banjarmasin.

"Jaminan sosial ini lanjutan-lanjutan kegiatan yang sebelumnya pernah digelar di desa-desa, mall, maupun pasar tradisional dan sungai seperti di Banjarmasin ini sejak 2017. Selama 2018 lalu sudah digelar 477 program sadar jaminan sosial ketenagakerjaan," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Ditambahkannya, selama 2019 hingga akhir Desember nanti ditargetkan terlaksana 675 program sadar.

Baca: Sedih, Marion Jola Diisukan Mau Diajak ke Semak asal Dibayar Rp 2.000, Cerita saat Kecil Bikin Miris

Baca: Mendadak Ashanty Minta Anang Hermansyah Pergi Dari Dirinya, Sempat Drop dan Perang Batin karena Ini

Baca: Keterkejutan Uya Kuya WhatsApp (WA)-nya Diblokir Nikita Mirzani, Terkait P3H yang Dihentikan KPI?

Baca: KENA BATUNYA! Jerinx SID Tidak Hanya Singgung Wiranto, Via Vallen dan Anang Juga Sempat Dongkol

Demi terwujudnya hal ini pihaknya berharap peran serta pemangku jabatan Pemerintah Kota/Kabupaten di Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan (Kalsel), agar dapat bersinergi turut mensukseskan program sadar jaminan sosial.

Para pekerja yang diimbau ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya dari pekerja formal, namun terlebih saat ini pihaknya fokus menggandeng pekerja informal.

Seperti para pedagang di pasar terapung yang mayoritas adalah perempuan.

Dikatakan Panji, hanya membayar iuran Rp 16.800 per bulan, para pedagang sudah tercover dua jaminan sosial, yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Saat ini diungkapkannya, di Kalimantan jumlah angka pekerja mencapai 1.209.000 orang.

Dari angka itu baru sekitar 54,7 persen yang terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved