Bumi Antaludin

Bupati H Achmad Fikry Minta Desa dan Kelurahan di HSS Berkontribusi dalam Inovasi Pelayanan Publik

Bupati HSS H Achmad Fikry meminta 144 desa, plus empat kelurahan dengan 11 kecamatan di HSS memberikan kontribusi dalam melakukan inovasi pelayanan

Bupati H Achmad Fikry Minta Desa dan Kelurahan di HSS Berkontribusi dalam Inovasi Pelayanan Publik
Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS
Bupati HSS H Achmad Fikry saat memberikan pengarahan kepada 144 Kades, dan empat Lurah se-HSS, Senin (14/10/2019) 

BANJARAMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan H Achmad Fikry meminta 144 desa, plus empat kelurahan dengan 11 kecamatan di Kabupaten HSS memberikan kontribusi dalam melakukan inovasi pelayanan publik.

Sebab, HSS telah masuk menjadi 10 besar kabupaten terinovatif di bidang pelayanan publik, berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri serta satu-satunya di Kalimantan yang meraih penghargaan dari Mendagri.

 “Jadi, HSS bisa dikenal orang melalui jalur prestasi,”kata Fikry, saat Pembekalan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa bagi Kepala Desa dan Lurah se-HSS, Senin (14/10/2019) di Gedung Sanggar Pramuka Kandangan.

Bupati pun menyatakan bersyukur, pada kesempatan itu bisa bertemu kades dan lurah se HSS, setelah lama tak bertatap muka langsung dengan ujung tombak pemerintahan daerah tersebut.

Silaturahmi dengan para Kades dan Lurah se-HSS sebelum Pembekalan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa bagi Kepala Desa dan Lurah se-HSS, Senin (14/10/2019) di Gedung Sanggar Pramuka Kandangan.
Silaturahmi dengan para Kades dan Lurah se-HSS sebelum Pembekalan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa bagi Kepala Desa dan Lurah se-HSS, Senin (14/10/2019) di Gedung Sanggar Pramuka Kandangan. (Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS)

 Fikry juga menyinggung soal pengaruh media. Menurutnya, pemerintahan tidak bisa menghindar dari pengaruh media sehingga tidak bisa menutup mata dan menutup telinga dari media.

“Media itu bisa mempunyai dampak positif , bisa pula memiliki dampak negative. Kita selaku pemerintah wajib hukumnya mengikuti perkembangan teknologi. Tentu dengan menggunakan media dengan cara yang bijak. Jaga kebersamaan antar kepala desa , saling bantu membantu satu sama lainnya”, imbau Fikry.

 Diingatkan pula soal pengelolaan dana desa, agar dikelola sesuai aturan, sehingga tak sampai bersentuhan dengan hukum.

Menurut Bupati para Kades dan lurah dalam mengambil kebijakan harus mempertimbangkan manfaat langsung bagi masyarakat. JUga agar menjaga situasi yang sudah kondusif seperti sekarang.

Para Kades/lurah se-HSS saat mengikuti Pembekalan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa
Para Kades/lurah se-HSS saat mengikuti Pembekalan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa (Protokol dan Kehumasan Pemkab HSS)

Memasuki musim hujan, daerah rawan banjir dan longsor mulai sekarang diminta melakukan antisipasi dampaknya.

 “JIka kemarin kita menghadapi kebakaran hutan dan lahan, sekarang perlu kewaspadaan musim huja, yang mengakibatkan banjir dan longsor berseta dampak yang ditimbulkan,”kata Bupati.

Kepada para kepala desa yang desanya sangat rawan Karhutla, diminta mencari cara dan format yang tepat, seperti peralatan apa yang harus di siapkan oleh desa sehingga apabila terjadi kebakaran hutan lahan, bisa ditangani dengan cepat. (AOL)

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved