Tajuk

Utang di Ujung Jabatan

HORE. Tahun depan gaji guru honorer naik. Rencana kenaikan ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)

Utang di Ujung Jabatan
Net
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID - HORE. Tahun depan gaji guru honorer naik. Rencana kenaikan ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menjelang akhir masa tugasnya. Dia ingin pendapatan guru honorer meningkat pada 2020 nanti.

Terkait kenaikan gaji guru honor, Muhadjir mengusulkan dua skema pengupahan. Pertama, gaji untuk guru honorer SD dan SMP disetarakan upah minimum kabupaten/kota (UMK), sedangkan untuk guru honorer SMA/SMK senilai upah minimum provinsi (UMP). Skema kedua, gaji semua guru honorer disamakan dengan gaji guru PNS tahun pertama.

Meski Muhadjir menyampaikan janjinya menjelang akhir masa tugasnya, janji menaikan gaji guru honorer harus tetap terealisasi. Dengan kata lainya, kementerian pendidikan dan kebudayaan sudah punya utang. Jadi, siapkan pun menterinya nanti utang di ujung jabatan itu harus dilunasi.

Berapa persen usulan ini bakal disetujui? Muhadjir tidak memberikan kepastian, tapi yang jelas usulan sudah dibahas dengan Kementerian Keuangan dan lembaga terkait. Diharapkan skema penggajian tersebut bisa diterapkan awal 2020 nanti Ya, semoga ini teralisasi. Sehingga tidak ada lagi guru honorer menerima gaji di bawah upah menimum kota/kabupaten (UMK) atau umpah minimun provinsi (UMP). Di Kalsel, berdasarkan Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0492/KUM/2017, UMP Kalimantan Selatan tahun 2019 senilai Rp 2.651.781. Sementara saat ini para guru honorer hanya bergaji sekitar Rp 1,5 juta per bulan.

Khusus di Kalsel, apa yang diusulkan Mendikbud sebenarnya agak terlambat. Pemprov Kalsel sudah melangkah meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik tersebut. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel telah mengajukan anggaran 2020 sebesar Rp 419 miliar. Ini meningkat dibandingkan 2019 yang berada dikisaran Rp 300 miliar.

Kenaikan anggaran ini terkait dengan berencana menaikkan gaji 6.321 guru honorer SMA, SMK dan SLB yang berada di bawah Disdikbud Kalsel. Rencana kenaikan anggaran itu juga untuk tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) yaitu SMA Banua Kalsel, SLB-C Negeri Pembina dan SMKN SPP Pelaihari.

Berapa besar kenaikan gaji guru honorer itu masih teka-teki. Namun dengan ada peningkatan itu, gaji guru honorer diupayakan sama atau mendekati UMP Kalsel yang saat ini berada di angka Rp 2.651.781.

Kita harus menyadari, peran guru honorer masih sangat dibutuhkan, baik sebagai guru pengganti karena adanya guru pensiun, adanya penambahan sekolah baru, adanya penambahan ruang kelas baru, atau sebagai pengganti guru meninggal maupun mengundurkan diri.

Sangat tidak mulia kalau mengecewakan mereka. Karena itulah, kehidupan guru honorer yang kurang atau jauh dari sejahtera wajib kita ubah menjadi sejahtera. Keluhan seperti gaji yang jauh lebih kecil dari UMP atau UMK tidak boleh lagi keluar dari mulut guru honorer.

Selain itu, hak antara guru honorer dan ASN disamakan. Selama ini guru honorer tidak mendapatkan hak yang sama dengan guru-guru yang telah menjadi ASN, misalnya tunjangan sertifikasi dan tunjangan pensiun. Padahal beban kerja guru honorer sama dengan guru yang berstatus ASN. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved