Berita Kalteng

PN Kualakapuas Jatuhkan Vonis 1 Tahun Penjara untuk Penggarap Lahan Sawit Tanpa Izin

Muhammad Punding Jahari yang didakwa menggarap lahan sawit tanpa izin atau ilegal di Kelurahan Mandomai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas

PN Kualakapuas Jatuhkan Vonis 1 Tahun Penjara untuk Penggarap Lahan Sawit Tanpa Izin
Foto dari PN Kualakapuas
Terdakwa, Punding mendengarkan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Kualakapuas, Selasa (15/10/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Muhammad Punding Jahari yang didakwa menggarap lahan sawit tanpa izin atau ilegal di Kelurahan Mandomai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Kualakapuas, Selasa (15/10/2019) siang.

Sidang putusan digelar di Ruang Cakra, dipimpin Hakim Ketua, Putu Endru Sonata dengan hakim anggota Emna Aulia, dan Agustinus Herwindu Wicaksono.

Dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU), Supriatson dan Wiwiek serta terdakwa Muhammad Punding Jahari didampingi penasehat hukumnya, Parlin Bayu Hutabarat.

Hakim Ketua, Putu Endru Sonata menyampaikan, setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi, ahli-ahli, surat-surat dan barang bukti, maka menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar, dimana yang bersangkutan menggarap lahan sawit tanpa izin.

Baca: Perjanjian Pranikah Raffi Ahmad & Nagita Slavina Disinggung, Kisah Pilu Ibu Rafathar Pun Terungkap

Baca: Inikah Pengganti Gisella Anastasia di Hati Gading Marten? Pevita Pearce Berikan Teguran Begini

Baca: Sindiran Cut Meyriska pada Roger Danuarta Sebut Soal Kebablasan dan Penyakit Bapak-bapak

"Menjatuhkan putusan kurungan penjara selama 1 tahun dan membayar biaya perkara Rp 5.000," tegas Putu Endru saat membacakan putusannya.

Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa Muhammad Punding Jahari melalui Penasehat Hukumnya, Parlin Bayu Hutabarat menyatakan akan banding.

"Kami akan mengajukan banding, karena putusan tersebut tidak sesuai dan tetap. Harusnya ini administrasi bukan pidana," kata Parlin.

Sebelumnya, terdakwa Muhamad Punding Jahari dituntut dengan penjara selama 1 tahun 6 bulan dengan perintah segera ditahan.

Draft tuntutan dari JPU yang dibacakan pada sidang sebelumnya menyatakan terdakwa Muhammad Punding terbukti secara sah, dan meyakinkan bersalah secara tidak sah yang mengerjakan menggunakan menduduki dan atau menguasai lahan perkebunan.

Sebagaimana diatur dalam pasal 107 huruf (a) jo pasal 55 huruf (a) Undang-Undang RI nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan.

Luas area lahan perkebunan dikelola terdiri dari penanaman seluas 278 hektare, pembibitan empat hektare, dan pembersihan lahan (land clearing) seluas 50 hektare. Lokasinya di Kelurahan Mandomai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved