Berita Banjar

Radio Milik Pemkab Banjar Ini Perkuat Program Talkshow, Ini Tujuannya

Radio Suara Banjar (RSB) kembali memperkuat konten talk show. Berbagai tema dan dari berbagai kalangan pun dihadirkan.

Radio Milik Pemkab Banjar Ini Perkuat Program Talkshow, Ini Tujuannya
MC Banjar untuk BPost
TALKSHOW - Penyiar senior RSB Pepen memandu program talkshow dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran, kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Radio Suara Banjar (RSB) yang mengudara pada frekuensi 100,4 FM kembali memperkuat konten talk show. Berbagai tema dan dari berbagai kalangan pun dihadirkan.

Penyiar senior radio milik Pemkab Banjar itu, Ahmmad Efendy, mengatakan talk show merupakan salah satu program unggulan yang akan terus diperkuat dalam upaya turut membantu Pemerintah Kabupaten Banjar mencerdaskan masyarakat.

"Kemarin misalnya, pada program talk show kami kedatangan narasumber dari Fakultas Psikologi Kedokteran, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin," sebutnya, Selasa (15/10/2019).

Lelaki yang akrab disapa Pepen ini menuturkan program yang disiarkan secara langsung atau live itu mengangkat tema kesehatan mental berfokus pada bunuh diri.

Baca: Sopir Truk Bawa Kayu Meranti Tanpa Dokumen Diamankan Polisi Rakumpit

Baca: Raih Dua Gelar S2 Terbaik Sekaligus dari Kampus Berbeda, Begini Perjalanan Hidup Syahrial

Baca: Festival Biliar Paman Birin Cup 2019, Dayat Kandas di Babak Ketiga, H Imus Lolos 32 Besar

Baca: Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pasien, Petugas RSUD Tanbu Berburu Sumber Air Baku

Tema tersebut sengaja dipilih karena masih dalam momentum Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang diperingati tiap tanggal 10 Oktober.

Dikatatakannya, narasumber dari mahasiswi Fakultas Psikologi Kedokteran ULM, Syabina, mengupas perlunya pendekatan dari semua orang terutama orang terdekat juga orang tua dalam fase pencegahan anak berperilaku berniat bunuh diri.

Di dunia termasuk Indonesia, perilaku seperti itu mengalami peningkatan. Agar hal tersebut bisa dihindari secara dini, benteng agama menjadi landasan kuat dalam pencegahannya.

Selain itu, sejak dini tiap oramg mesti lebih selektif dalam berteman dan tidak terpengaruh oleh hal negatif yang dibawa teman.

Baca: Peringati Hari Bumi, Bupati Anang Syakhfiani Ajak ASN serta Perusahaan Tanggulangi Sampah Plastik

Baca: DPRD Provinsi Kalsel Kepincut Peraturan Desa Adat di Bali

Baca: Empat Tahun Hidup Sendiri, Vokalis Yellow Rice Ini Segera Akhiri Status Single Parent

Hal penting lainnya yang dipetik dari talkshow tersebut, papar Pepen, yakni perlunya berbicara atau tidak memendam ketika mempunyai masalah.

"Diperlukan teman bicara yang baik yang mampu mendengarkan masalah kita. Lebih bagus lagi teman kita mampu membantu memecahkan masalah itu. Begitu yang disampaikan narasumber kami," jelas Pepen.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved