Lifestyle

Raih Dua Gelar S2 Terbaik Sekaligus dari Kampus Berbeda, Begini Perjalanan Hidup Syahrial

Syahrial Syaddiq sejak kecil memang tekun belajar. Semasa sekolah ia menduduki peringkat teratas. Semasa kuliah pun bahkan langganan mendapat beasiswa

Istilah
Syahrial Syaddiq 

Meski dalam waktu yang harus belajar dua disiplin ilmu, tapi ia bisa menyelesaikan dengan IPK 3,76

Kuliah S2 itu atas beasiswa Awardee Beasiswa Unggulan (BU) dari Kemendikbud RI.

Kemudian saat ini menempuh kuliah S3 Economi di Universitas Islam Indonesia (UII), konsentrasi Management Science, sub-konsentrasi Human Resource Management (HRM). Insya Allah pada 2020 selesai.

Syahrial mendapat Awardee Repesea Erasmus+ (Traineeship) Awarde Digital Talent Scholarship (DTS) dari Kominfo RI (Traineeship) untuk S3 ini.

Bagaimana ia membiayai hidup selain dari beasiswa? Uang bulanan alhamdulillah sudah bisa meng-cover sendiri dari hasil jerih payah mendidik, mengisi pelatihan dan lainnya.

Syahrial Syaddiq (baju biru)  bersama Rektor UII (baju batik) pada  acara REPESEA Erasmus dan di UII (Traineeship)
Syahrial Syaddiq (baju biru) bersama Rektor UII (baju batik) pada acara REPESEA Erasmus dan di UII (Traineeship) (istimewa)

Apalagi ia mengamalkan ilmu sebagai dosen atau tutor di Universitas Terbuka mata kuliah perilaku konsumen di program srudi manajemen.

Kemudian sebagai dosen tidak tetap di Universitas Teknologi Yogyakarta, mengajar teknik elektronika. Selain itu dosen dosen tidak tetap di Universitas Cokro Aminoto, mengajar statistika II di jurusan manajemen.

"Insya Allah setelah selesai studi di Yogyakarta, saya akan melanjutkan karir sebagai pendidik (dosen) di banua tercinta," janjinya.

Baca: Khalikin Noor Berharap Keberhasilan Barito putera U-20 Bisa Menular ke Barito Putera U-18.

Baca: Balasan Raffi Ahmad pada Laudya Cynthia Bella Istri Engku Emran, Konflik Suami Nagita Makin Memanas?

Baca: Jelang Pelantikan Jokowi, Kapolsek Mataraman dan Anggotanya Turun ke Sekolah-sekolah

Kiat Syahrial meraih sukses dalam pendidikan adalah man jadda wa jadda. Ini megutip dari peribahasa Arab yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh Insya Allah akan berhasil.

Semua karena Allah SWT. Man sabhara zhafira (kutipan peribahasa arab), siapa yang bersabar maka ia akan beruntung.

"Slogan hidup saya bismillah, keep calm, humble, and contributive. Bismillah, tetap tenang, rendah hati (tawadhu'), dan kontributif sepanjang hayat," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved