Berita Kalteng

Sopir Truk Bawa Kayu Meranti Tanpa Dokumen Diamankan Polisi Rakumpit

Seorang sopir pengangkut kayu dengan inisial S (49) diamankan kepolisian Polsek Rakumpit, Polres Palangkaraya

Sopir Truk Bawa Kayu Meranti Tanpa Dokumen Diamankan Polisi Rakumpit
Dari Polsek Rakumpit untuk BPost
Kayu meranti tanpa dokumen yang diamankan polisi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Seorang sopir pengangkut kayu dengan inisial S (49) diamankan  kepolisian Polsek Rakumpit, Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, lantaran membawa kayu tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Hingga, Selasa (15/10/2019) polisi masih memproses  S, petugas juga mengamankan truk berisi barang bukti berupa kayu meranti yang ketika diangkut dalam satu unit truk tidak memiliki dokumen resmi.

"Saat dimintai keterangan kepemilikan dokumen kayu yang bersangkutan tidak bisa menunjukkannya, sehingga kemudian S , kami proses secara hukum, karena perbuatannya yang membawa kayu tanpa di lengkapi dokumen," ujar , Kapolsek Rakumpit Iptu Boby C Rahail.

Penanganan berawal saat S (49) dengan menggunakan truk KH 8221 FM warna hijau membawa kayu dari Kecamatan Rungan wilayah Kabupaten Gunungmas, ketika berada di Jalan  Tumbang Talaken Km 53 Rasau, Kelurahan Petuk Bukit Kecamatan Rakumpit, dia dihentikan petugas piket yang kebetulan sedang melakukan patroli pada hari Minggu (13/10/2019) siang.

Baca: Raih Dua Gelar S2 Terbaik Sekaligus dari Kampus Berbeda, Begini Perjalanan Hidup Syahrial

Baca: Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pasien, Petugas RSUD Tanbu Berburu Sumber Air Baku

Baca: Peringati Hari Bumi, Bupati Anang Syakhfiani Ajak ASN serta Perusahaan Tanggulangi Sampah Plastik

Baca: Dewan Tapin Bahas Pembiayaan Pembangunan Rumah Sakit Baru, Segini Biaya Fisiknya

Ini, karena , anggota merasa curiga dengan truk KH 8221 FM dengan isi barang dalam bak tertutup terpal dan kelihatannya membawa angkutan dengan beban yang cukup berat. "Setelah dihentikan dan di periksa isi serta dokumen ternyata berisi kayu Meranti namun tidak dilengkapi dokumen," ujarnya.

Sopir truk, sudah ditanayakan soal dokumen kayu , namun tidak bisa menunjukkan surat keterangan sah hasil hutan ( SKSHH ) sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,/.

Lebih oanjut,  Kapolsek Rakumpit Iptu Boby C Rahail, mengatakan, pihaknya kemudian melakukan  penyitaan terhadap barang bukti berupa satu  unit truk KH 8221 FM warna hijau dan sekitar lima meterkubik, kayu balok.

Baca: Enceng Gondok Ganggu Arus Kapal, Pelajar Kelas Jauh SMAN 1 Paminggir Diliburkan Sepekan

Baca: Foto Prewedding Citra Kirana dan Rezky Aditya Akhirnya Terjawab, Mantan Irish Bella Beberkan ini

Pelaku melanggar pasal 83 ayat (1) huruf b undang-undang nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan." Dia kami tahan berdasarkan alasan subyektif penyidik bahwa tersangka dikhawatirkan melarikan diri,” tutup Aipda Manulang, Kanit Reskrim. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved