Berita Tanahbumbu

Tanbu Mulai Genjot Sektor Pariwisata, Begini Penjelasan Bupati Sudian Noor

Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor mengoptimalkan potensi pengembangan sektor wisata di Tanahbumbu

Tanbu Mulai Genjot Sektor Pariwisata, Begini Penjelasan Bupati Sudian Noor
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Bupati Kabupaten Tanahbumbu H Sudian Noor 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanahbumbu terus mempersiapkan dan berbenah diri. Salah-satu yang sekarang mulai dipersiapkan pemerintah daerah ini adalah sektor pariwisata.

Keinginan kabupaten ini menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan, karena sumber daya alam (SDA) seperti batubara yang sebelumnya menjadi sektor andalan daerah ini dalam beberapa tahun ke depan dipastikan bakal berkurang.

Selain itu keinginan pemerintah daerah mulai 'menggarap' sektor pariwisata. Karena Tanahbumbu merupakan kabupaten penyangga rencana ibu kota ke Kalimantan.

Hal itu dikemukakan Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor kepada banjarmasinpost.co.id di ruang kerjanya kemarin, Senin (14/10/2019).

Baca: Penunggak Iuran BPJS Diancam Sanksi, Begini Reaksi Warga

Baca: Jelang Indonesia vs Vietnam, Simon McMenemy Sebut Jadwal Pertandingan di Liga I Bermasalah

Baca: Video Tangisan Terakhir Artis Korea Sulli Viral, Alasan Eks Member F(x) Bunuh Diri Karena Hal Ini?

Baca: Menristek Dikti : Baru Tiga Perguruan Tinggi Masuk Kelas Dunia

"Berapa cadangan batubara tersisa, provinsi lebih tahu datanya. Karena di kita (Pemerintah Daerah) tidak ada lagi Dinas Pertambangan," katanya.

Menurut Sudian, ada beberapa sektor pariwisata di Tanahbumbu mulai dikembangkan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporpar). Seperti Goa Liang Bangkai di Kecamatan Mentewe.

Goa Liang Bangkai akan dikembangkan sebagai destinasi wisata bertarap internasional. Selain unik, namun Goa Liang Bangkai juga bukti sejarah adanya kehidupan manusia di masa lampau.

Masih banyak lagi sektor pariwisata lainnya tidak kalah menarik dan rencana akan dikembangkan. "Seperti wisata air, bisa menata lubang eks tambang batubara," katanya.

Baca: Tunggakan BPJS Capai Rp 82 Miliar, RSUD Ulin Tolak Pinjam ke Bank

Baca: Sopir Truk Bawa Kayu Meranti Tanpa Dokumen Diamankan Polisi Rakumpit

Baca: Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pasien, Petugas RSUD Tanbu Berburu Sumber Air Baku

Hanya untuk wisata air ini, perlu waktu yang cukup untuk penelitiannya. Namun, keberadaannya tetap bisa dimanfaatkan dengan baik.

"Tampungan air bisa dikelola dengan baik, sehingga bisa dimanfaatkan. Selain Pantai Buaya berada di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui juga mulai dikembangkan infrastrukturnya," tutup Sudian Noor.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved