OTT KPK

Giliran Kepala BPJN XII Kaltim Kena OTT KPK, Fabri: Ada Transfer di ATM Senilai Rp 1,5 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada transaksi senilai Rp 1,5 miliar yang ditemukan dalam operasi tangkap tangan terhadap 8 orang

Giliran Kepala BPJN XII Kaltim Kena OTT KPK, Fabri: Ada Transfer di ATM Senilai Rp 1,5 Miliar
Kompas.com/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jubir KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait pengembangan perkara dari OTT kasus suap dalam proyek Baggage Handling System (BHS) di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (2/10/2019). KPK menetapkan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) Darman Mappangara sebagai tersangka kasus tersebut karena diduga memberikan suap kepada mantan Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam untuk mengawal agar proyek BHS itu dikerjakan oleh PT INTI. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga ada transaksi senilai Rp 1,5 miliar yang ditemukan dalam operasi tangkap tangan terhadap 8 orang di Samarinda, Bontang, dan Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, salah satu pihak yang diamankan adalah Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere.

Kemudian ada pula unsur pejabat pembuat komitmen (PPK), staf balai dan pihak swasta.

Febri belum bisa mengungkap secara rinci identitas dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.

Baca: Kisah Maia Estianty Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Akan Terulang dengan Artis Inisial A Kata Mbak You

Baca: Ada yang Aneh dari Hasil Tes DNA Ariel NOAH, Ada Gen Tamil, Nepal, Bangladesh, Jepang hingga Yunani

Baca: Setelah Diperkosa Ayah Tiri & Dituduh Ibunya Pelakor, Penderitaan Remaja Putri Ini Diungkap Reni

"Jadi pemberi men-transferkan uang secara periodik pada rekening miliknya dan kemudian ATM-nya diberikan kepada pihak penerima. Nah uang di ATM itulah yang diduga digunakan pihak penerima. Diduga sudah diterima sekitar Rp 1,5 miliar," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa malam.

Penerimaan ini diduga terkait paket pekerjaan jalan multiyears di bawah Kementerian PUPR senilai Rp 155 miliar.

"Yang diamankan di Jakarta itu satu orang, Kepala Balai Pelaksana Jalan Wilayah XII. Sisanya 7 orang diamankan di Samarinda dan Bontang," kata Febri.

Febri menjelaskan, 7 orang lainnya sedang diperiksa di Polda Kalimantan Timur. Mereka akan diterbangkan ke Jakarta pada Rabu (16/10/2019).

KPK memiliki waktu 1X24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan. Hasil OTT akan disampaikan secara rinci dalam konferensi pers, Rabu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "OTT Kepala BPJN XII, KPK Duga Ada Transaksi Senilai Rp 1,5 Miliar ",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved