Wiranto Ditusuk

Penusukan Wiranto Hanya Settingan Dipercaya Lebih Banyak Ujar Sosok Ini, Ratna Sarumpaet Disebut

Penusukan Menkopolhukam Wiranto hanya settingan disebut dipercaya lebih banyak orang. Kasus Ratna Sarumpaet pun dikaitkan.

Penusukan Wiranto Hanya Settingan Dipercaya Lebih Banyak Ujar Sosok Ini, Ratna Sarumpaet Disebut
ANTARA FOTO/Handout
Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) turun dari mobil sebelum diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). ANTARA FOTO/Handout/foc. 

Rustika juga membenarkan pernyataan tersebut.

"Betul sekali, jadi awalnya itu kan kita melihat bahwa mereka yang netral dan empati itu cukup besar," kata Rustika.

Menurutnya, informasi yang berbeda-beda dari para politisi membuat masyarakat semakin tak mempercayai penyerangan terhadap Wiranto.

Ia juga menyebut banyak informasi yang tak masuk akal.

"Tetapi kenapa berubah mereka yang tidak percaya itu lebih besar karena salah satunya adalah mohon maaf beberapa informasi yang disampaikan kepada masyarakat itu tidak masuk ke akal mereka," ujar Rustika.

Satu di antaranya adalah kabar terkait jumlah darah Wiranto yang keluar setelah penusukan terjadi.

"Sebagai contoh darah yang keluar dari Pak Wiranto sebesar 3,5 liter, itu adalah beberapa isu yang akhirnya menjadi besar," kata dia,

"Yang kedua, kenapa informasi yang muncul itu berasal dari tokoh politisi, kenapa bukan dari dokter. Hanya itu sih yang jadi pertanyaan."

Simak video selengkapnya berikut ini menit 6.44:

Baca: Isu Rekayasa Penusukan Wiranto Masih Ramai, Kivlan Zen Malah Lakukan Hal Ini pada Menkopolhukam

Baca: Wiranto Digantikan Prabowo Sebagai Menkopolhukam? Bocoran Kabinet Beredar Jelang Pelantikan Jokowi

Baca: Alasan Utama Ustadz Abdul Somad Mundur dari PNS (Dosen) UIN Riau Diungkap, Terkait Peristiwa UGM?

Kronologi Penyerangan Wiranto

Kapolsek Menes Kompol Dariyanto yang turut menjadi korban dalam penyerangan Menkopolhukam Wiranto menceritakan kronologi penusukan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved