Berita Balangan
Tarik Minat Baca, Perpustakaan Keliling Pemkab Balangan Datangi Desa dan Tambah Koleksi Buku
Tarik minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan Kabupaten Balangan nampaknya gencar menurunkan mobil perpustakaan keliling.
Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Tarik minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan Kabupaten Balangan nampaknya gencar menurunkan mobil perpustakaan keliling.
Bahkan pada sejumlah kesempatan, tim Dinas Perpustakaan kerap berkunjung ke desa dan membuka pelayanan perpustakaan keliling untuk siswa dan masyarakat umum.
Kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (16/10/2019), Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Balangan Mahyudi mengatakan, upaya yang dilakukan tersebut dianggap mampu memberikan daya tarik kepada siswa.
Tak jarang, saat mobil perpustakaan keliling datang, ada saja siswa yang membaca.
Namun tak Mahyudi pungkiri, untuk menghadirkan minat baca tersebut, perlu dilakukan upaya lebih.
Baca: Suka Marah-marah? Watak Asli Luna Maya Dibongkar Asistennya, Mantan Ariel NOAH Bisa Lakukan Ini
Baca: UPDATE VIDEO Tak Senonoh Siswa SMP Banjarmasin, SMPN 9 Periksa Wajah 800 Siswa dan Sita 50 Hp
Baca: Kisah Maia Estianty Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Akan Terulang dengan Artis Inisial A Kata Mbak You
Selain itu, guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, pihaknya senantiasa menambah koleksi bukunya.
Pihaknya telah berencana menambah tiga ribu buku dari pinjaman perpustakaan daerah provinsi.
Buku-buku tersebut, jelasnya, sebagian sudah distribusikan ke perpustakaan yang ada di Kecamatan.
"Penambahan buku ini sangat penting, karena jumlah koleksi buku dengan kebutuhan para pembaca sangat berkaitan erat," ucap Mahyudi.
Bisa saja jelasnya, orang akan malam ke perpsutakaan apabila buku yang digunakan sebagai bahan referensi yang dicari tisak tersedia, atau terbatas.
Sebelum adanya penambahan, perpustakaan Pemkab Balangan memiliki sekitar 1.150 buku yang dipinjam masyarakat.
Sedangkan koleksi buku ada sekitar 30.352 buku dengan jumlah judul sebanyak 11.004 macam.
Sementara itu, khusus untuk perpustaakaan daerah, ucapnya, selain menyediakan koleksi buku yang banyak, pelayanan peminjaman pun dilakukan secara digital dan online.
Tentunya peminjaman diberikan tanpa biaya atau gratis, bahkan bagi para pengunjung juga disediakan akses internet gratis saat berada di perpustakaan.
Selain itu, pihaknya juga menjalankan beberapa program guna menunjang minat baca masyarakat salah satunya lewat gerakan gemar membaca.
“Gerakan ini harus kami jadikan sebagai kebiasaan dan kebutuhan. Sehingga akan muncul kecintaan terhadap buku. Saya juga berharap perpustakaan menjadi pusat dan kunci belajar," ucap Mahyudi.
Tak kalah penting, beberapa waktu lalu, Pemkab Balangan juga telah mebobatkan bunda baca di wilayah Balangan.
Dimana peran Bunda Baca tersebut juga merupakan satu upaya atau penggerak agar minat literasi meningkat di daerah berjuluk Bumi Sanggam tersebut.
Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Hj Nursidah Ansharuddin sebelumnya telah mendapatkan gelar Bunda Baca Pemkab Balangan.
Ia mengemban tugas baru yang mengharuskan mampu menarik minat baca pelajar dan masyarakat.
Ia bersama sejumlah pengurus PKK, giat melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan literasi di Bumi Sanggam .
Caranya, Nursidah dan sejumlah pengurus PKK Kecamatan se Balangan mulai aktif melakukan gerakan.
Dimana mereka terjun ke lokasi TK atau PAUD untuk pembinaan membaca kepada peserta didik.
Terpisah, Nursidah mengatakan ada beberapa tindakan yang bakal dilakukan agar gemar membaca.
Karena tanpa membaca ucap Nursidah, maka anak-anak tidak akan memiliki bekal pengetahuan yang cukup untuk masa depannya kelak.
Ia juga berharap keberadaan perpsutakaan keliling bisa meningkatkan keinginan masyarakat dalam hal membaca.
Baik anak-anak, SD maupun tingkat SMP dan SMA.
Tak hanya itu, istri dari pimpinan wilayah Bumi Sanggam juga terus mendorong peningkatan minat baca khususnya di kalangan anak-anak.
Upaya ini dilakukan, ucapnya tidak terlepas dari kondisi saat ini peningkatan kualitas minat baca anak-anak mulai berkurang.
Terlebih di era teknologi seperti gadget, handphone dan berbagai game berbasis internet kian menjamur.
"Saya yakin, kami yang tergabung dalam organisasi TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan, maupun sebagai individu-individu ibu rumah tangga, dapat turut berperan penting dalam meningkatkan minat membaca buku bagi anak-anak," ucap Nursidah.
"Hal itu sebenarnya merupakan satu kewajiban kita sebagai orang tua terhadap keluarga dalam upaya mendidik anak-anak kami,‘‘tambahnya.
Melalui peningkatan minat baca menurutnya diharapkan tercipta karakter anak ke arah yang lebih baik.
Serta menciptakan berbagai dampak yang positif terhadap pembentukan karakter anak-anak.
Lantas, Nursidah mengajak, para ibu dan kader PKK untuk senantiasa memperhatikan kegiatan anak-anaknya, baik pendidikan formalnya, pendidikan dalam keluarga maupun pendidikan di lingkungan masyarakat serta pergaulan mereka sehari-hari.
Dirinya juga meminta, agar para orangtua selalu menanamkan semangat bagi anak-anak untuk gemar membaca, biasakan anak membaca buku bukan melalui medsos.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sejumlah-siswa-sdn-binuangsantang-langsung-menyerbu-mobil-perpustakaan.jpg)