Berita Tapin

13 Desa di Tapin Dapat Bantuan Redistribusi Lahan Pertanian

ebanyak 13 Desa di Kabupaten Tapin mendapat bantuan program Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, berupa Redistribusi Lahan Pertanian.

13 Desa di Tapin Dapat Bantuan Redistribusi Lahan Pertanian
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, Syamsu Wijana saat penelitian lapang program redistribusi lahan pertanian 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Sebanyak 13 Desa di Kabupaten Tapin mendapat bantuan program Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, berupa Redistribusi Lahan Pertanian.

Program Redistribusi Lahan Pertanian itu adalah bantuan yang digulirkan Pemerintah Pusat, berupa kegiatan sertipikat tanah pertanian secara gratis, sebanyak tiga ribu bidang pada 2019 ini.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, Syamsu Wijana menjelaskan penelitian lapang sudah dilaksanakan panitia pertimbangan landreform Kabupaten Tapin.

Menurutnya, kegiatan penelitian lapang dilaksanakan selama tiga hari, sejak Selasa (15/10/2019) hingga Kamis (17/10/2019) hari ini, sejak pukul 09.00 Wita hingga selesai.

Baca: Akhirnya Vicky Nitinegoro Dipulangkan Setelah Sahabat Nikita Mirzani ini 2 Hari Ditahan, Negatif?

Baca: Kepiluan Ashanty Pasca Sakit Autoimun, Istri Anang & Ibu Aurel Hermansyah Ditenangkan Sosok Ini

Baca: Jadwal Siaran Langsung TVRI Liga Inggris Pekan 9 Mola TV, Man United vs Liverpool, Chelsea, Man City

Baca: Tindaklanjuti Kematian Ribuan Ikan, DKP kalsel Ambil Sampel dan Imbau Petani Ikan Lakukan Ini

Dari data yang dirilis Kantor Pertanahan Kabupaten Tapin, tiga ribu bidang Redistribusi Lahan Pertanian itu meliputi 13 Desa di enam wilayah Kecamatan.

Penelitian lapang itu didahului kegiatan pengukuran dan pemetaan serta invetarisasi dan identifikasi obyek dan subyek kegiatan redistribusi tanah.

"Rencananya sertipikat akan diserahkan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Tapin, 30 November ini," katanya.

Realisasi program Redistribusi Lahan Pertanian itu mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tapin, berupa biaya meterai Rp 6000 dan blangko.

Ivada Chandra Sari, Camat Candi Laras Selatan, mengapresiasi kegiatan penelitian lapang pembuatan sertipikat tanah pertanian di Desa Sungai Rutas dan Desa Sungai Rutas Hulu.

"Saya senang dan mendukung kegiatan itu karena bagus bagi status lahan pertanian warga kami. Lahan pertanian padi di Kecamatan Candi Laras Selatan juga masuk dalam program Serasi seluas 2.002 hektar," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (17/10/2019).

Menurut Ivada, masih ada sepuluh desa yang belum mendapatkan program Redistribusi Lahan Pertanian itu sehingga sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Candi Laras Selatan, mempertanyakan realisasi berikutnya.

"Saya sudah mempertanyakan dan mendapatkan penjelasan, sisanya akan dilaksanakan secara bertahap pada anggaran tahun depan. Para Kepala Desa memaklumi," katanya.

Baca: Iqbal Serahkan Berkas ke Golkar, Putra Bupati Banjar Akui Dijinkan dan Direstui Posisi Cawabup

Baca: Diam-diam Adik Krisdayanti dan Yuni Shara, Kartika Sary Miliki Profesi yang Hasilkan Miliaran Rupiah

Baca: Pendaftaran CPNS 2019 25 Oktober 2019 Via sscn.bkn.go.id, Cek 4 Formasi dan Besaran Gaji PNS

Kepala Desa Sungai Rutas, Hakim dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, mengaku sebagian warga masih enggan menyerahkan dokumen kepemilikan lahan.

"Alasan sebagian warga takutnya setelah lahan pertanian mendapat sertipikat dikenai biaya retribusi pajak bumi dan bangunan lebih tinggi. Warga kami belum mendapatkan sosialiasi tentang pajak bumi dan bangunan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved