Pola Hidup Unik Suku Dayak Balangan

Anak-anak Suku Dayak Mengenakan Kalung, Harus Menyediakan Buluh Kuning dan Dibacakan Doa

Mengenakan kalung untuk kesembuhan, ternyata diyakini juga harus membayar kalung tersebut. Namun di Dusun Libarusungkai

Anak-anak Suku Dayak Mengenakan Kalung, Harus Menyediakan Buluh Kuning dan Dibacakan Doa
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Warga Libarusungkai, Diyasa menunjukan buluh kuning yang telah diberikan doa dan diletakan di balai adat desa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Mengenakan kalung untuk kesembuhan, ternyata diyakini juga harus membayar kalung tersebut. Namun di Dusun Libarusungkai, Desa Binuangsantang, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel, cara membayarnya yakni dengan menyediakan buluh kuning atau bambu kuning.

Buluh kuning didapatkan dari pegunungan, kemudian diletakan di balai adat dayakyang ada di desa. Kemudian setiap tahunnya harus diadakan aruh adat untuk mendoakan si pemilik buluh.

Warga Dusun Libarusungkai, Diyasa mengatakan, buluh kuning tersebut akan didoakan dan diperuntukan kepada anak yang memiliki kalung. Hingga si empunya tua, buluh pun tidak boleh dicabut dari tempatnya. Terkecuali meninggal dunia.

Baca: Pernah Pesta Seks Bareng Jennifer Dunn, Vicky Nitinegoro Sekarang Tersandung Kasus Narkoba Lagi

Baca: Anak-anak Suku Dayak di Balangan Ini Mengenakan Kalung Ajaib, Dipercaya Terhindar dari Penyakit

Baca: Dipercaya Sebagai Alat Penyembuhan, Ini Nama Kalung Dipakai Anak Suku Dayak Dusun Libarusungkai

Baca: Wiranto Digantikan Prabowo Sebagai Menkopolhukam? Bocoran Kabinet Beredar Jelang Pelantikan Jokowi

"Setiap buluh yang ada juga boleh dipasangi pernak-pernik saat acara aruh berlangsung. Selain berdoa kesehatan dan keselamatan, ini juga agar anak-anak panjang umur," ucap Diyasa.

Di Libarusugkai, ada beberapa balai adat yang tersedia. Setiap balai adat memang terpasang buluh. Selain itu saat acara aruh, kumpulan buluh yang sudah disusun persegi itupun akan diputari sembari diiringi tarian dan doa.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved