Berita Banjarbaru

BKD Umumkan Tiga tertinggi untuk Mengisi 5 Jabatan Lowong di Pemprov, ini dia penjelasannya

Laman website di Badan kepegawaian sudah merilis nama tiga besar dari lima jabatan pimpian tinggi (JPT) pratama lingkup Pemprov Kalsel yang dilelang.

BKD Umumkan Tiga tertinggi untuk Mengisi 5 Jabatan Lowong di Pemprov, ini dia penjelasannya
Ilustrasi-Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, melantik dan mengambil sumpah pejabat Pemprov Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Laman website di Badan kepegawaian sudah merilis nama tiga besar dari lima jabatan pimpian tinggi (JPT) pratama lingkup Pemprov Kalsel yang dilelang.

Nama-nama itu yakni Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatam Sipil, dan Keluarga Berencana, diisi Irvan Suyuti, Thaufik Hidayat, dan Hadi Purwanto.

Kemudian, jabatan Kepala Badan Kepegawaian (BKD), diperebutkan Sulkan, Muslimi, dan Rizali Fahri. Berikutnya, tiga nama peraih nilai tertinggi jabatan Inspektur Daerah adalah Akhmad Fidayeen, Agus Dyan Nur, dan Ariadi Noor.

Selanjutnya, peraih nilai tertinggi jabatan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, adalah Faried Fakhmansyah, Sutikno, dan Taufik Rachman.

Terakhir, jabatan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat diisi Mujiyat, Edi Harpendi, dan Faisal Rumiarsa.

Baca: Kunjungi Banjar, Ini Pesan Penting Tim Verifikasi Lomba Desa Wisata Nusantara

Baca: Lagi, Ifan Seventeen Kepergok Bareng Citra Monica! Kisah Pilu Sepeninggal Dylan Sahara Terungkap

Baca: Kepala Kompol Niko Bersimbah Darah, Dibacok Saat Buru Pengedar Sabu, Begini Kronologisnya

Baca: Cuplikan Gol dan Hasil Akhir Timnas U-19 Indonesia vs China di Laga Ujicoba, Skor Akhir 3-1

Panitia Seleksi sebelumnya menyaring dan menetapkan nama tiga besar itu melalui tim panitia seleksi yang diketuai Prof Sutarto Hadi

Mereka sudah bekerja menyeleksi tiap peserta dari pendaftaran, pembuatan makalah, hingga wawancara.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Kalsel, Abdul Haris Makkie, Kamis (17/10/2019) mengatakan hasil penilaian tim panitia seleksi itu sudah diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapatkan rekomendasi.

Baca: Penolakan Raffi Ahmad Saat Syahnaz Mau Tinggal Serumah dengan Suami Nagita Slavina Pasca Lahiran

Baca: Nuti Direstui dan Didukung DPRD Kabupaten Banjar Berangkat ke Jepang

"Jadi tahapan selanjutnya, proses tahap seleksi tinggal menunggu rekomensasi KASN. Jika rekomendasi sudah keluar maka selanjutnya diserahkan ke Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, selaku user atau pengguna. Masalah nanti siapa yang dipilih itu kewenangan pak gubernur. Bisa saja yang nomor 1, 2, atau 3, tergantung beliau. Semuanya sama-sama berpeluang untum dipilih, " tandas pria yang juga menjabat Sebagai Sekdaprov Kalsel tersebut. (banjarmasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved