Berita Kalteng

Cegah Praktik Rentenir, TPAKD Kalteng Gelar Business Matching

Mencegah masyarakat dan UMKM terjerat rentenir, TPAKD Kalteng menggelar business matching, Kamis (17/10/2019) di Palangkaraya.

Cegah Praktik Rentenir, TPAKD Kalteng Gelar Business Matching
banjarmasinpost.co.id/faturahman
TPAKD Kalteng, menggelar business matching, Kamis (17/10/2019) di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pemerintah pusat melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kalimantan Tengah, terus berupaya membantu masyarakat mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar tidak terjerat dari para rentenir dalam mendapatkan modal usahanya.

Salah satu cara agar lepas dari jeratan para rentenir yang saat ini modusnya makin canggih dalam menjerat masyarakat dan UMKM tersebut, TPAKD Kalteng, menggelar business matching, Kamis (17/10/2019) di Palangkaraya.

"Keberadaan TPAKD secara nasional didasarkan pada instruksi Menteri Dalam Negeri melalui radiogram tahun 2016, meminta kepada kepala daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota membentuk TPAKD," ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) Kalteng, B Iwan Tri Handoyo.

Dikatakan dia, harapan pihaknya dengan adanya pembentukan TPAKD di Kalteng tahun 2017 tersebut, akan mendorong pertumbuhan ekonomi Bumi Tambun Bungai.

Baca: Ungkapan Pilu Ibunda Nagita Slavina, Rieta Amalia Melihat Nasib Istri Raffi Ahmad Kini

Baca: Pria Misterius Halangi Satgas Karhutla Padamkan Kebakaran di Banjarbaru, Ternyata Sengaja Membakar

Baca: Hasil Tes DNA Ariel NOAH Mirip Luna Maya dan Pevita Pearce, Nenek Moyang Bule?

Baca: Jogja Mandiri Expo 2019 Resmi Dibuka, Produk UMKM Khas Jogja Dipamerkan Mulai Blankon Hingga Bakpia

"Peran OJK dalam TPAKD, karena OJK selaku lembaga tinggi negara yang mengatur , mengawasi dan melindungi industri jasa keuangan," ujarnya.

OJK berupaya, mendorong industri jasa keuangan, khususnya perbankan berperan aktif dan turut mendukung percepatan akses keuangan daerah.

"Adanya sinergi antara OJK, BI, Industri jasa keuangan dan Pemerintah Kalteng juga telah melakukan temu akbar 1000 UMKM di Palangkaraya belum lama tadi," ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, bussines matching tersebut akan dilaksanakan pada empat daerah di Kalteng yakni Palangakaraya, Kotim, Kobar dan Katingan.

"Tujuannya utama untuk memberantas praktek rentenir, khususnya yang menyasar UMKM," ujarnya.

Baca: Digeledah Polisi, Pasutri Alalak Tengah Banjarmasin ini Kedapatan Simpan Sabu di Pelataran Rumah

Baca: LINK www.mola.tv! Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs China Laga Ujicoba, Live TV Online TVRI

Baca: Bekuk Residivis Curanmor, Anggota Polsek Banjarbaru Kepung Persembunyian Khairil

Sementara itu, Asisten Setdaprov Kalteng, Nurul Edy, mengatakan, pihaknya berharap dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan akan mengurangi peran dan efek buruk dari praktek rentenir yang sangat menjerat dengan tingkat suku bungan pinjaman yang sangat tinggi sehingga sangat mencekik masyarakat. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved