Berita Banjarmasin

Pakai Tarif Perda Tahun 2011, Periksa Dokter di RSUD Sultan Suriansyah Cuma Rp 15 Ribu

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Sukotjo Hartono memastikan pada November 2019 ini tidak ada kenaikan tarif rumah sakit

Pakai Tarif Perda Tahun 2011, Periksa Dokter di RSUD Sultan Suriansyah Cuma Rp 15 Ribu
banjarmasinpost.co.id/Edi nugrohon
Pelayanan RSUD Sultan Suriansyah Jalan Rantauan Darat, Kelayan Selatan., Kecamatan Banjarmasin Selatan terhadap para pasien. 

BANJARMASINPOST.CO.ID.BANJARMASIN - Direktur RSUD Sultan Suriansyah Sukotjo Hartono memastikan pada November 2019 ini tidak ada kenaikan tarif rumah sakit karena selama ini belum pernah ada perda tarif untuk RSUD Sultan Suriansyah.

Makanya sebelum perda tarif yang baru diberlakukan, RSUD masih pakai perda tahun 2011 dari dinas kesehatan.

Dijelaskannya, dari perda tersebut tidak disebutkan secara spesifik untuk tarif RSUD Sultan Suriansyah.

Kalau perda yang baru ini sudah include untuk tarif pelayanan rumah sakit. Pemko memang sebelumnya belum pernah punya rumah sakit.

“Draf untuk perda baru masuh di bagian hukum,” kata Sukotjo, Kamis (17/10/19).

Baca: Kali Pertama Maia Estianty Bicara Soal Mulan Jameela, Eks Ahmad Dhani Ucap Ini ke Eks Krisdayanti

Baca: Nuti Direstui dan Didukung DPRD Kabupaten Banjar Berangkat ke Jepang

Baca: Bantu Pemasaran UMKM Kalsel, KPP Pratama Banjarmasin Selatan Gelar Bazar UMKM 2019

Baca: Citra Kirana Kepergok Belanja Keperluan Rezky Aditya, Eks Agnes Mo Mulai Persiapkan Pernikahan?

Menurutnya, selama masih memakai tarif perda lama, tarif periksa dokter sejumlah dokter spesialis dan umum di RSUD Sultan Suriansyah Jalan Rantauan Darat, Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, cuma Rp15 ribu saja.

“Iya tarif periksa dokter spesialis cuma Rp15 ribu saja. Ini sesuai peraturan daerah (perda) No 16 tahun 2016 tentang retribusi kesehatan. Tapi Rp15 ribu, belum termasuk biaya tindakan medis,” katanya,

Dijelaskannya, sesuai arah Wali Kota, perda retribusi kesehatan yang baru masih dalam tahap akhir untuk proses registrasi sehingga RSUD Sultan Suriansyah masih memakai perda yang lama, yakni perda No 16 tahun 2016 tentang retribusi kesehatan.

Baca: Skor 3-0! Hasil Timnas U-19 Indonesia vs China Live TVRI & Mola.TV Gol Bagus Kahfi di Babak Pertama

Baca: Akhirnya Vicky Nitinegoro Dipulangkan Setelah Sahabat Nikita Mirzani ini 2 Hari Ditahan, Negatif?

Baca: Iqbal Serahkan Berkas ke Golkar, Putra Bupati Banjar Akui Dijinkan dan Direstui Posisi Cawabup

“Meski ada rujukan dari puskemas ke RSUD Sultan Suriansyah, warga akan tetap dikenakan tarif umum karena rumah sakit setempat belum ada kerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk pasien rawat jalan,”katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved