Banjarbaru Pemenang 2019

Pimpin Simulasi Keterampilan Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019, Ini Harapan Darmawan Jaya

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menjadi pembina Apel pada Pembukaan Simulasi Keterampilan Aparat/Relawan Penanggulangan Bencana

Pimpin Simulasi Keterampilan Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019, Ini Harapan Darmawan Jaya
Humas Pemko Banjarbaru
Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan saat Pembukaan Simulasi Keterampilan Aparat/Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menjadi pembina Apel pada Pembukaan Simulasi Keterampilan Aparat/Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019 di Lapangan Parkir Belakang GOR Rudi Resnawan Jalan Trikora Banjarbaru, Kamis, (17/10/2019).

Tampak hadir Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru H Suriannoor Akhmad S Sos beserta jajaran, dan Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019 serta undangan lainnya.

Simulasi Keterampilan Aparat/Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019 tersebut diikuti oleh BPBD Kota Banjarbaru, TNI, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kota Banjarbaru, serta Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Lingkup Kota Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan bahwa menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Banjarbaru, tercatat 322 kejadian kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru dari Februari sampai dengan Oktober tahun 2019 ini.

Titik kebakaran tersebar di beberapa Kecamatan, dengan kebakaran lahan terluas terdapat di Kecamatan Cempaka, yaitu kurang lebih seluas 211, 521 hektar.

Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menjadi pembina Apel pada Pembukaan Simulasi Keterampilan Aparat/Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019
Wakil Wali Kota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan menjadi pembina Apel pada Pembukaan Simulasi Keterampilan Aparat/Relawan Penanggulangan Bencana Tahun 2019 (Humas Pemko Banjarbaru)

Sedangkan untuk Kecamatan Landasan Ulin seluas 204,159 hektar, Kecamatan Liang Anggang seluas 107,31 hektar, kecamatan Banjarbaru Selatan seluas 31,263 hektar, dan Kecamatan Banjarbaru Utara seluas 20,080 hektar.

"Melalui kegiatan sosialisasi hari ini diharapkan akan dapat meningkatkan kapasitas kita dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan dari bencana dengan mengedepankan pelayan publik yang lebih memproritaskan masyarakat," katanya.

Disebutkannya bahwa meski hujan sudah mulai mengguyur Kota Banjarbaru, namun diharapkan tetap waspada, terutama dalam mengawasi daerah-daerah rawan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kota Banjarbaru, khususnya di daerah Cempaka, Lingkar Utara, Landasan Ulin, serta Liang Anggang.

Masuknya musim penghujan juga harus kita waspadai bersama-sama, karena seiring dengan meningkatnya curah hujan maka jumlah bencana yang terjadi juga diperkirakan akan meningkat pula, khususnya pada daerah-daerah rawan banjir, longsor dan puting beliung.

"Harus kita sadari adalah cuaca ekstrem yang bersifat lokal. Mengingat saat ini daerah aliran sungai sudah semakin kritis, kawasan resapan air telah berkurang, tingginya degradasi lingkungan dan semakin banyak permukiman yang berkembang tanpa memperhatikan dampak terhadap lingkungan, sehingga dapat menyebabkan banjir bandang atau air bah," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved