Berita Kabupaten Banjar

Pipa PDAM Pecah di Jatibaru, Warga Sejumlah Desa di Kabupaten Banjar Terpaksa Gunakan Air Ini

Kerusakan fisik mendera pipa air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar yang berada di wilayah Desa Jatibaru, Kecamatan Astambul, Kabu

Pipa PDAM Pecah di Jatibaru, Warga Sejumlah Desa di Kabupaten Banjar Terpaksa Gunakan Air Ini
Istimewa
Beginilah kondisi badan jalan di area penyiringan di Desa Jatibarutanah yang ambles. Pipa PDAM di area ini pecah sejak sekitar tiga hari lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kerusakan fisik mendera pipa air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan Banjar yang berada di wilayah Desa Jatibaru, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal itu menyebabkan tersendatnya distribusi air bersih. Bahkan tak cuma warga di Jatibaru yang terdampak, tapi juga dirasakan beberapa desa di sekitarnya.

"Dampaknya hingga ke desa kami di Pingaranulu. Mulai Senin sore kemarin hingga saat ini air leding PDAM belum ngalir," ucap Anto, warga Pingaran, Kamis (17/10/2019).

Ia berharap pihak PDAM Intan Banjar segera memperbaiki kerusakan pipa tersebut agar warga tak terlalu lama kesulitan mencukupi kebutuhan air bersih. Sementara ini sebagian warga masih memiliki air bersih yang ada di bak penampungan.

Baca: Umur Ashanty Tidak Panjang Disebut, Anang & Aurel Hermansyah Ngamuk, Putri Krisdayanti Sampai Begini

Baca: Pernah Pesta Seks Bareng Jennifer Dunn, Vicky Nitinegoro Sekarang Tersandung Kasus Narkoba Lagi

Baca: Tas Branded Syahrini Cuma Sewaan dari Istri Menteri Ini? Istri Reino Barack Langsung Jadi Sorotan

Namun sebagian lagi mulai pontang-panting mencari air bersih. "Ada yang mengambil air di sungai untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Tapi lumayan jauh juga hingga sekitar dua kilometer," sebutnya.

Sedangkan untuk kebutuhan air minum dan untuk memasak, warga umumnya membeli air bersih galon ukuran 750 liter atau 1.200 liter atau membeli air bersih volume sedikit di jeriken volume 10 hingga 35-an liter.

Harganya bervariasi untuk segalon volume 1.200 liter harganya skeitar Rp 70-80 ribu. Sedangkan harga air bersih kemasan jeriken sekitar Rp 2.000 hingga Rp 2.500.

"Kemarin sudah ada pekerja yang berupaya menanganinya karena kan ada kebocoran pipanya di lokasi proyek penyiringan," ucap Chairil, warga Jatibaru.

Penuturan warga lainnya kondisi di lokasi pipa yang pecah sedang ada pekerjaan penyiringan disertai penimbunan (perataan tanah). Di area itu, permukaan badan jalan retak dan ambles dengan kedalaman sekiar dua meter, panjang retakan sekitar 80 meter sepanjang proyek penyiringan.

Sementara itu pihak PDAM Intan Banjar masih berjuang mengatasi kerusakan pipa tersebut. Tiga orang petugas PDAM Intan Banjar Cabang III sibuk beraktivitas di lokasi. "Ini kami berusaha menangani," ucap Kepala Cabang III PDAM Intan Banjar Aliansyah.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved