Berita Kalteng

Sempat Diprotes, Kadis PUPR Optimistis Pembangunan Jalan Layang Bukitrawi Berjalan Lancar

Pembangunan jalan layang sejauh tiga kilometer di Desa Bukitrawi Kecamatan Kahayan Hilir, Pulangpisau, Kalimantan Tengah, hingga, Kamis (17/10/2019)

Sempat Diprotes, Kadis PUPR Optimistis Pembangunan Jalan Layang Bukitrawi Berjalan Lancar
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Jalan layang lempeng beton atau Pile Slab Desa Bukitrawi, Pulangpisau Kalteng, hingga, Kamis (17/10/2019) masih terus berjalan, meski sempat ada protes soal ganti rugi lahan masyarakat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PULANGPISAU - Pembangunan jalan layang sejauh tiga kilometer di Desa Bukitrawi Kecamatan Kahayan Hilir, Pulangpisau, Kalimantan Tengah, hingga, Kamis (17/10/2019) masih terus berjalan.

Meskipun sebelumnya sempat ada protes dari kalangan masyarakat yang mengatasnamakan pemilik lahan. Pembayaran ganti rugi lahan oleh pemerintah sudah berdasarkan hitungan sesuai aturan yang berlaku.

Namun setelah dilakukan pertemuan antara para pihak, masyarakat mulai mengerti keputusan ganti rugi lahan yang terkena pembangunan jalan Pile Slab tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku sehingga harga tidak bisa ditinggikan lagi.

Dari sekitar 116 orang warga yang lahannya terkena ganti rugi proyek pembangunan jalan Pile Slab tersebut, hingga saat ini hanya ada dua orang yang tetap ngotot untuk meminta tambahan harga ganti rugi yang telah ditetapkan sebesar Rp29 ribu permeter persegi.

Baca: Live MolaTV! Live streaming Timnas U-19 Indonesia vs China Laga Ujicoba Siaran Langsung TVRI

Baca: Perselingkuhan Syahnaz Dibongkar Raffi Ahmad, Nagita Slavina Bereaksi, Istri Jeje Govinda Ngamuk!

Baca: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Jepang 2019 di Trans7, Pesta Juara Dunia Marquez

Baca: Lagi! Baju Mulan Jameela Disorot Saat Eks Rekan Duet Maia Estianty Posting Ucapan Ultah ke Prabowo

Kepala Dinas PUPR Kalteng, Salahuddin, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pemilik lahan yang terkena ganti rugi tersebut, dan sudah memberikan pengertian kepada warga hingga ditetapkan harga ganti rugi tersebut, sudah sesuai dengan ketentuan.

"Kami optimistis, proyek pembangunan jalan dengan konstruksi lempeng beton atau pile slab yang menghubungkan Palangkaraya, dengan sejumlah kabupaten di Kalteng bahkan juga terhubung ke Kalsel dan Kaltim akan berjalan dengan baik dan lancar, hingga saat ini proyek multiyears itu tetap berjalan," ujarnya.

Baca: Simak 4 Formasi Terbanyak di Pendaftaran CPNS 2019 pada Minggu ke-4 Oktober ini

Baca: 3 Artis Korea Dikhawatirkan Ikuti Jejak Sulli dan Jonghyun Akhiri Hidup dengan Bunuh Diri

Baca: Harta Ruben Onsu Bisa Diwarisi Betrand Peto Setelah Rekan Ayu Ting Ting Itu Resmi Jadi Ayah?

Dikatakan dia, setelah proyek tersebut selesai, maka tidak akan adalagi keluhan soal jalan banjir di Desa Bukitrawi tersebut.

"Itu adalah Jalan Trans Kalimantan poros tengah menghubungkan Kalteng dan Kalsel juga Kaltim, dan itu adalah protek APBN," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved