Pola Hidup Unik Suku Dayak Balangan

Terlahir Kena Jerat Tali Pusar, Anak Perempuan Ini Sehat Saat Kenakan Kalung 'Ajaib' Ini

Kepercayaan penyembuhan sakit balita menggunakan kalung di Dusun Libarusungkai, Desa Binuangsantang, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel

Terlahir Kena Jerat Tali Pusar, Anak Perempuan Ini Sehat Saat Kenakan Kalung 'Ajaib' Ini
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Sebagian anak kecil suku dayak di Dusun Libarusungkai, Balangan mengenakan kalung yang dipercaya untuk menghindari dari penyakit. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Kepercayaan penyembuhan sakit balita menggunakan kalung di Dusun Libarusungkai, Desa Binuangsantang, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel dianggap terasa.

Warga meyakini ada beberapa anak yang terlahir memang harus mengenakan kalung saat balita. Bahkan saat hari pertama ia keluar dari rahim sang ibu.

Sebagaimana anak dari Miliyanti, warga Libarusungkai. Kedua anaknya harus mengenakan kalung tersebut, karena saat lahir alami insiden yang dianggap tidak menyenangkan.

Kedua anak Miliyati, terlahir dengan kondisi tali pusar yang menjerat leher. Karena dianggap sebagai tanda, maka anaknya pun diberi kalung pisih oleh tetua kampung.

Baca: Pernah Pesta Seks Bareng Jennifer Dunn, Vicky Nitinegoro Sekarang Tersandung Kasus Narkoba Lagi

Baca: Tas Mewah Syahrini Cuma Sewaan dari Istri Menteri Ini? Istri Reino Barack Langsung Jadi Sorotan

Baca: Uang Nasabah BNI Diduga Dibobol, Rp 124 Miliar Raib, Warga Panik Serbu ATM, Berikut Fakta-faktanya

Sementara ia dan sang suami tidak pernah mengenakan kalung saat bayi. Namun keduanya percaya kalau kalung tersebut memang sebagai penyembuhan.

"Kalau mengenakan kalung itu, kami percaya anak yang sakit akan sembuh dan begitupun anak saya," ucap Miliyanti.

Saat ini, anaknya telah berusia tiga tahun. Selama itu pula sang anak selalu diberi berkah kesehatan. Miliyanti juga percaya kalung tersebut tidak boleh dilepas sengaja. Namun saat usia anak sudah dewasa, baru boleh untuk tidak mengenakannya lagi.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved