Kriminalitas Banjarmasin

Akibat Sabetan Parang Tersangka Pengedar Sabu, Kompol Niko Mendapatkan 19 Jahitan

Penyerangan yang dilakukan Darmawan alias Mawan yang diduga pengedar sabu, membuat Kanit 1 Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalimantan Selatan

Akibat Sabetan Parang Tersangka Pengedar Sabu, Kompol Niko Mendapatkan 19 Jahitan
banjarmasinpost.co.id/fuad
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyerangan yang dilakukan Darmawan alias Mawan yang diduga pengedar sabu, membuat Kanit 1 Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalimantan Selatan Kompol Niko Irawan memerlukan perawatan medis.

Meski sudah bisa beraktivitas, Niko meski mendapatkan puluhan jahitan di lukanya agar cepat sembuh.

Saat ini Niko pun sudah bisa beraktivitas dan hanya mendapatkan rawat jalan.

Direktur Narkoba Kombes Wisnu Widarto yang didampingi Kasubdit 2 AKBP Andi Aliamin, usai salat Jumat (18/10/2019), siang mengungkapkan kondisi Kompol Niko sudah membaik dan sudah bisa beraktivitas.

Baca: Tangis Aurel & Azriel Peluk Ashanty yang Sakit Autoimun, Istri Anang Hermansyah Berobat ke Sini

Baca: Jadwal Lengkap CPNS 2019 Mulai Pendaftaran Seleksi Administrasi, Tes SKD dan SKB

Baca: Mulan Jameela Disentil KPK, Gara-gara Foto 3 Kacamata Mahal Merek Gucci, Ingatkan Gratifikasi

Meski begitu, ia mengatakan akibat serangan pelaku, Kompol Niko harus mendapatkan puluhan jahitan di sekitar tangan kanan sebanyak tujuh jahitan, sekitar jari dua jahitan dan bagian kepala 10 jahitan.

Pelaku dijerat dengan UU Narkotika No 35 Tahun 2009 karena kepemilikan sabu dan pasal penyerangan.

Sebelumnya, Kanit 1 Subdit 2 Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan Kompol Nico Irawan mesti dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan oleh petugas, Rabu (16/10) sekitar pukul 16.30 Wita.

Ini setelah ia dibacok satu pengedar sabu atas nama Darmawan alias Mawan saat berada di Jalan Alalak Selatan, Kelurahan Alalak, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Akibat bacokan Mawan ini Kompol Nico menderita luka robek di bagian kepala belakang sebelah kiri serta luka di bagian tangan sebelah kanan tepatnya pada jari tengah dan jari kelingking.

Pelaku sempat kabur di tengah gerombolan warga setelah petugas menggeledah kediamannya.

Saat dicari itulah ia menyerang petugas.

Sekitar lima jam kemudian ia ditangkap petugas di daerah Kuin.

(Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved