Selebrita

Mulan Jameela Disentil KPK, Gara-gara Foto 3 Kacamata Mahal Merek Gucci, Ingatkan Gratifikasi

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang merespons postingan Anggota DPR Fraksi Gerindra Mulan Jameela yang mengunggah foto 3 kacamata bertuliskan Gucci

Mulan Jameela Disentil KPK, Gara-gara Foto 3 Kacamata Mahal Merek Gucci, Ingatkan Gratifikasi
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024 yang juga artis Mulan Jameela (kedua kanan) berjabat tangan dengan rekan sejawatnya disela pelantikan di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua KPK Saut Situmorang merespons postingan Anggota DPR Fraksi Gerindra Mulan Jameela yang mengunggah foto 3 kacamata bertuliskan Gucci di akun Instagramnya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyarankan, setiap penyelenggara negara melaporkannya dulu ke Direktorat Gratifikasi KPK setiap menerima endorsemen berupa barang dari pihak tertentu.

Pasalnya, istri musisi Ahmad Dhani itu, menurut Saut Situmorang, dalam hal ini tak hanya berposisi sebagai artis, melainkan juga sudah menjadi penyelenggara negara.

"Ya seperti itu sebaiknya harus dilaporkan dulu. Nanti KPK akan lakukan klarifikasi dalam konteks apa pemberian tersebut apakah dalam kaitan business to business atau apa, dan lain-lain. Direktorat Gratifikasi yang akan clarify lebih dulu," kata Saut saat dihubungi wartawan, Jumat (18/10/2019).

Saut menyatakan, bahwa pemberian hadiah yang sifatnya gratis ke penyelenggara negara berpotensi menjadi pidana jika tak dilaporkan dalam batas waktu 30 hari ke Direktorat Gratifikasi KPK.

Baca: Bukan Gantikan Wiranto, Prabowo Ternyata Diisukan Bakal Geser Sosok Kuat Ini, Najwa Shihab Desak JK

Baca: KESEDIHAN Berlanjut, Ashanty Pasrah Digerogoti Meningitis dan Autoimun, Bisakah Istri Anang Move On

Baca: Rumah Mewah yang Ingin Dibeli Betrand Peto & Ruben Onsu, Istri Teman Ayu Ting Ting Bereaksi Begini

"Kita mengacu pada undang-undang tindak pidana korupsi Pasal 12B Ayat 1. Itu sebabnya mengapa pemberian ini bahkan di KPK diawasi. Karena gratifikasi walau bukan suap akan tetap bisa menjadi pidana bila tidak dilaporkan dalam 30 hari sejak diterima," katanya.

Oleh karena itu, Saut mempersilakan agar Mulan bisa melaporkannya ke KPK. Nantinya, Direktorat Gratifikasi KPK yang akan menilai apakah barang tersebut patut menjadi hak Mulan atau menjadi milik negara.

"Tim KPK yang akan mengkaji. Apa filosofis, sosiologis dan yuridisnya di balik beri memberi gratis ini. Yang mau diambil ialah agar orang-orang baik menjadi tetap baik, untuk mbak Mulan misalnya. Di masa depan bisa saja Mulan yang sudah jadi tokoh politik wanita nantinya akan memberikan kontribusi besar dalam membangun indonesia di masa depan," kata dia.

Pelaporan pemberian sesuatu ke Direktorat Gratifikasi KPK, kata Saut, juga demi mencegah seseorang terjerat tindak pidana korupsi karena penerimaan gratifikasi. Hal ini juga upaya KPK menjaga penyelenggara negara untuk tetap baik.

Anggota DPR terpilih dari Partai Gerindra Wulansari atau Mulan Jameela saat menghadiri pelantikan anggota DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Mulan mengenakan baju bodo pakaian adat Bugis yang telah dimodifikasi karya desainer Didiet Maulana.
Anggota DPR terpilih dari Partai Gerindra Wulansari atau Mulan Jameela saat menghadiri pelantikan anggota DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Mulan mengenakan baju bodo pakaian adat Bugis yang telah dimodifikasi karya desainer Didiet Maulana. (Tribunnews/Jeprima)

"Jadi harus dipahami adalah tugas KPK juga untuk menjaga orang-orang baik seperti Mulan agar tetap baik sampai akhir karir politik ya. Itulah yang KPK sebut Politik Cerdas Berintegitas dalam konsep SIPP (Sistem Integritas Partai Politik) yang dibuat oleh KPK dan sudah disampaikan ke semua parpol belakangan ini," katanya.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved