Berita Banjarmasin

Petugas Teknis PDAM Tirtamarta Jogjakarta Bakal Belajar ke Banjarmasin

PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin Kalsel dalam waktu dekat akan kedatangan petugas teknis PDAM Tirtamarta Jogjakarta.

Petugas Teknis PDAM Tirtamarta Jogjakarta Bakal Belajar ke Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani
Wakil Wali Kota Banjarmasin H Hermansyah saat mendampingi Wali Kota Jogyakarta saat meninjau sebuah sistem canggih PDAM Bandarmasih melalui ruang kontrolnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin Kalsel dalam waktu dekat akan kedatangan petugas teknis PDAM Tirtamarta Jogjakarta.

Namun bukan untuk melakukan perbaikan terhadap jaringan yang bermasalah, melainkan dalam rangka belajar demi meningkatkan sistem teknologi hingga pelayanan perusahaan daerah air minumnya.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Jogyakarta, Haryadi Suyuti didampingi Direktur PDAM Tirtamarta Majiya Kamis (17/10/2019) siang tadi, saat berkunjung ke PDAM Bandarmasih.

Bahkan menurutnya suatu yang wajar jika pemerintah daerah Jogjakarta menjadikan pelayanan air minum sebagai salah satu prioritasnya yang perlu ditingkatkan demi melayani masyarakat.

Sedangkan bentuk upaya peningkatan terhadap pelayanan masyarakat tersebut oleh pihaknya, yakni dengan belajar bagaimana mengelola air dari hulu hingga hilir ke PDAM Bandarmasih.

Baca: Temui Kapolresta Banjarmasin, PMII Siap Jaga Situasi Kondusif Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf Amin

Baca: Tribun Jual Beli On Banjarmasin Post : Dicari Marketing Sales, Kehilangan BPKB, Tersedia Rumah Kost

Baca: Sekolah di Tanahlaut Ini Hampir Setengah Siswanya Warga Banjarbaru

Baca: Wakil Ketua KPK Laode M Syarif Sebut pengelolaan SDA Kalsel Tidak Baik, Ini Tanggapan Dinas ESDM

" Karena yang dibutuhkan orang hidup itu kan cuman dua dan yang harus konsisten, pertama itu pertama air dan yang kedua listrik. Namun kalau listrik itu sudah ada bidangnya yang menangani yaitu PLN, sedangkan air ini yang dikelola PDAM, itu adalah masing-masing kabupaten kota pasti punya unit usaha yang namanya PDAM, " jelasnya.

Bahkan tidak sampai hanya berkonsultasi serta melakukan peninjauan ke ruang kontrol unit sistem pelayanan PDAM Bandarmasih saja, Kamis tadi, Wali Kota Jogyakarta tersebut juga berencana akan menurunkan petugas-petugas teknisnya dalam waktu dekat.

Hal itu bertujuan untuk melakukan studi tiru sehingga diharapkan bisa meningkatkan sistem teknologi hingga pelayanan perusahaan daerah air minum di Jogyakarta ke depannya.

" Iya, setelah saya datang ke sini berikutnya adalah teman-teman teknis dari PDAM Tirtamarta yang akan belajar ke PDAM Bandarmasih di Kota Banjarmasin," jelasnya.

Lebih lanjut, Haryadi juga mengatakan alasannya memilih PDAM Bandarmasih sebagai objek studi tiru pihaknya selain karena kemampuan pengelolanya terhadap debit air yang mencapai tiga sampai empat kali lebih besar dari PDAM Tirtamarta, juga jumlah pelanggannyayang cukup besar yakni mencapai sekitar 200 ribu.

Selain itu, yang menurutnya cukup menarik lagi terhadap teknologi yang mampu mendekatkan pelayanan perusahaan daerah air minum di Banjarmasin dengan masyarakat melalui ruang kontrolnya.

" Sehingga bagi kami pun tidak perlu repot-repot memilih PDAM Bandarmasih sebagai tujuan studi tiru yakni ATM, amati, tiru dan modifikasi yang mudah-mudahan bisa mewujudkan kepuasan bagi masyarakat di Jogjakarta ke depannya," tutupnya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah yang mendampingi langsung atas kunjungan tersebut menyatakan kebanggaan dan terima kasihnya kepada wali kota Jogjakarta.

Baca: Pengendara Motor Bikin Lalu Lintas Pasar Subuh Kandangan Terganggu

Baca: Peringati Hari Pangan Sedunia 2019, Baznas Kalsel Layani 400 Jiwa di TPA Basirih

Baca: Lagi, Ifan Seventeen Kepergok Bareng Citra Monica! Kisah Pilu Sepeninggal Dylan Sahara Terungkap

Ia juga berharap dengan kunjungan tersebut tidak hanya sebagai ajang bertukar informasi mengenai persoalan pengelolaan air minum melainkan juga kerjasama lainnya ke depan.

" Apalagi kan Banjarmasin dan Jogyakarta memiliki kesamaan kota yang mengandalkan perdagangan barang dan jasa dalam menghasilkan PAD-nya. Nah semoga kerjasama ini terus berlanjut, sehingga ke depannya saling menguntungkan, saling bertukar informasi, mengundang investasi yang ujung-ujungnya menghasilkan PAD, " tutupnya.(banjarmasinpost.co.id/ahmad rizky abdul ghani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved